Breaking News:

Tajuk

Protes Wali Kota

ketika Banjarmasin dari PPKM level 2 dikembali ke PPKM level 4, Ibnu Sina melancarkan protes ke Ketua KPC- PEN, Airlangga Hartarto.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - SEBAGAI warga Banjarmasin kita gerah juga dengan keputusan terbaru dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, hanya Kota Banjarmasin yang masih menyandang gelar PPKM level-4.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ini berlaku selama dua pekan ke depan, terhitung sejak 5 hingga 18 Oktober 2021.

Bagaimana tidak gerah, keputusan PPKM terbaru ini memupus habis kegembiraan warga Banjarmasin yang tengah menikmati PPKM level-2.

Cuma sepekan warga Banjarmasin menikmati hidup di level 2 dengan aturan-aturan yang tidak begitu ketat.

Tragisnya, kejadian ini terjadi dua kali. Pertama, pada Senin 13 September 2021, Banjarmasin diturunkan ke PPKM level 3, yang asalnya berada di level 4.

Namun sayang, sepekan kemudian, Senin 20 September 2020, oleh KPC-PEN Banjarmasin dikembalikan ke PPKM level 4. Alasannya tingkat penyebaran dan vaksinasi yang masih di bawah 50 persen.

Kedua, pada Senin 27 September 2021, Banjarmasin diturunkan ke PPKM level 2, yang asalnya berada di level 4.

Namun sayang, sepekan kemudian, Senin 4 Oktober, KPC-PEN kembali mengembalikan Banjarmasin ke level 4.

Kali ini alasannya testing terhadap warga terduga Covid-19 belum mencapai target. Selain itu, ada sedikit kenaikan kasus positif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved