Breaking News:

Narkoba Kalsel

Narkoba di Kabupaten HST - Ungkap Dua Kasus Narkoba Polres HST Amankan Tiga Tersangka Termasuk Kakek

Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah ungkap dua kasus narkoba dan mengamankan tiga tersangkanya. Satu diantaranya sudah lansia

Penulis: Hanani | Editor: Syaiful Akhyar
Humas Polres HST untuk banjarmasinpost.co.id
Tiga tersangka kasus narkoba yang diamankan Satres Narkoba Polres HST, Kamis (7/10/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah ungkap dua kasus narkoba dan mengamankan tiga tersangkanya, Kamis (7/10/2021)

Kasus pertama, di Jalan Gerilya H Hasan Basri RT 06 Birayang, Kecamatan Batangalai Selatan, di sebuah rumah warga.

Tersangkanya, MRH (24) warga jalan Gerilya dan MAC (25) warga Jalan Merdeka Desa Lok Basar Kecamatan Batangalai Selatan.

Tersangka ditangkap sekitar puku 00.10 Wita dengan barang bukti tujuh paket sabu dengan berat bersih 2,24 gram dalam bungkus dalam plastik klep bening.

Baca juga: Komisi I DPRD Kalsel Minta Pemprov Kalsel Selesaikan Soal Aset Perumahan Dinas Dosen ULM

Baca juga: Menteri Nadiem: Selamat, 173.329 Guru Honorer Diangkat Menjadi Guru PPPK

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin, Api Hanguskan Bangunan di Kawasan Pelabuhan Lama

Selain itu turut disita uang tunai Rp350 ribu, telepon genggam serta sepeda motor.

Sedangkan kasus kedua, di Desa Maringgit Kecamatan Batang Alai Utara, HST. Tersangka seorang kakek MF (60) tertangkap di hari yang sama pukul 02.30 Wita.

Kapolres HST melalui Kasi Humas Polres HST Iptu Soebagiyo Jumat (8/10/2021) menjelaskan, tersangka tertangkap di rumahnya saat anggota Satres Narkoba melakukan penggerebekan dan penggeledahan.

“Hasilnya ditemukan satu paket diduga sabu dibungkus plastik klep bening dengan berat bersih 0,63 gram, telepon genggam, serta uang Rp295 ribu diduga hasil transaksi sabu.

“Tersangka kasus pertama maupun kedua dibawa ke Polres HST beserta barang bukti, untuk proses hukum.

Dua tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Sub 112 Ayat (1) Sub 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan tersangka MF dijerat pasal 114 Ayat (1) Sub 112 Ayat (1) UU RI dari Undang Undang yang sama,” jelas Iptu Sosebagiyo.

(banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved