Bumi Tuntung Pandang

Perkuat Kemampuan Pelaku Pariwisata, Dispar Kabupaten Tanah Laut Gelar Pelatihan Rescue

para pelaku pariwisata merupakan bagian terdepan dalam melakukan pertolongan ketika terjadi kecelakaan di area objek wisata

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
Diskominfo Tala
Suasana pelatihan rescue bagi pelaku pariwisata di pendopo Pantai Batakan Baru, Rabu (6_10). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kalangan pelaku usaha pariwisata, pengelola objek wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mendapat penguatan kapasitas.

Setidaknya pada tahap awal yakni mereka yang bersentuhan dengan pengelolaan objek wisata Pantai Batakan Baru di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan.

Dua hari lalu mereka baru saja mendapat Pelatihan dan Simulasi Rescue yang digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Tanah Laut (Tala) bertempat di Pendopo Pantai Batakan Baru.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dispar Tala HM Rafiki Effendi itu dimaksudkan guna menambah pengetahuan dan kompetensi dalam melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

Suasana pelatihan rescue bagi pelaku pariwisata di pendopo Pantai Batakan Baru, Rabu (6_10).
Suasana pelatihan rescue bagi pelaku pariwisata di pendopo Pantai
Batakan Baru, Rabu (6_10). (Diskominfo Tala)

Rafiki mengatakan para pelaku pariwisata merupakan bagian terdepan dalam melakukan pertolongan ketika terjadi kecelakaan di area objek wisata.

Karena itu mereka penting mendapatkan kemampuan teknis di lapangan.

Melalui bertambahnya kemampuan teknis melakukan pertolongan pada kecelakaan, sebut Rafiki, tentu dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung yang ingin berwisata di Pantai Batakan Baru.

“Kami berikan pelatihan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan. Tujuannya agar apabila terjadi kecelakaan yang dialami wisatawan, mereka dapat memberikan pertolongan pertama sehingga dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan,” tandas Rafiki.

Salah satu peserta pelatihan, Syaiful Rahman, sangat senang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan itu.

Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan dan simulasi tersebut.

“Pelatihan rescue sangat bermanfaat bagi kami para pelaku pariwisata, terlebih saya sebagai penyedia jasa permainan banana boat," ucapnya.

Dirinya diajari cara melakukan pertolongan pada kecelakaan di dalam air dan pertolongan pada korban tidak sadarkan diri.

"Kami berharap kegiatan seperti ini akan dilaksanakan lagi,” kata Syaiful.

Pelatihan rescue tersebut meliputi materi teknik dasar pertolongan pertama pada kecelakaan, Resusitasi Jantung Paru (RJP), dan teknik pertolongan atau penyelamatan kecelakaan di dalam air (water rescue).

Lalu, simulasi water rescue yang dilakukan di pesisir pantai Batakan Baru.

Materi pelatihan dan simulasi diajarkan oleh Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan. (AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved