Breaking News:

Berita Banjarmasin

Polemik Level PPKM Banjarmasin, Begini Analisa Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 ULM

Analisa Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 ULM terkait polemik status PPKM Banjarmasin

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Humas ULM
Anggota Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin, SE., MSI., Pg.D, 

Ketiga, meski raihan tingkat vaksinasi Banjarmasin telah mencapai 50 persen dari target realisasi vaksinasi dosis pertama dan tertinggi di Kalsel, namun sebarannya dari aspek demografis belum optimal. 

Contohnya, vaksinasi untuk kalangan lansia baru mencapai 25 persen dari target. 

Padahal, lansia merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan jika terpapar Covid-19, karenanya percepatan vaksinasi lansia menjadi sangat penting.

Keempat, meski Kota Banjarmasin sendiri luas wilayahnya relatif kecil, tetapi jumlah populasi dan kepadatan penduduknya paling tinggi di Kalsel. 

Baca juga: Masih Berstatus PPKM Level 4, Ini yang akan Diterapkan Pemko Banjarmasin Hingga 18 Oktober 2021

Dimana Banjarmasin merupakan pusat agglomerasi Banjar Bakula yang mobilitas dan konektivitasnya dengan daerah tetangga tinggi. 

Ini menyebabkan Banjarmasin berada posisi yang lebih rentan sebagai episentrum pertumbuhan Covid-19. 

"Mungkin faktor ini yang menyebabkan kriteria untuk Banjarmasin lebih ketat dengan daerah lainnya di Kalsel," terangnya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved