Selebrita

Datangi Butik Gaun Pengantin, Ayu Ting Ting Tepergok Fitting Baju Ditemani Ayah Ozak dan Umi Kalsum

Ayu Ting Ting kerap dikaitkan Ivan Gunawan hingga Sahrul Gunawan. Kini putri Abdul Rozak dan Umi Kalsum tepergok fitting baju di butik Gaun Pengantin.

Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Murhan
Indosiar via Grid ID
Ayu Ting Ting bersama Ayah Rozak dan Umi Kalsum di akad nikah Lesti Kejora dan Rizky Billar 

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu ketika melamar sepupunya, Ummu Hani’ binti Abu Thalib. Ummu Hani’ berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku sudah tua dan aku memiliki anak-anak.”

Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik wanita yang menaiki unta adalah .. “ kemudian beliau mengucapkan hadits di atas. (HR. Muslim no. 201)

Dalam hadits di atas, Ummu Hani’ menolak lamaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan alasan ingin berkonsentrasi dalam mengurus anak-anak. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memuji Ummu Hani’ dengan hadits di atas.

Dalam hadits di atas, terdapat lafadz أَحْنَاهُ (sangat sayang) yang berasal dari kata الحانية (haniyah). An-Nawawi rahimahullah menjelaskan pengertian “haniyah”,

“Yang dimaksud “haniyah” (sangat sayang) terhadap anak-anaknya adalah wanita yang mengurusi anak-anak mereka setelah menjadi yatim, sehingga wanita tersebut tidak menikah lagi. Apabila dia menikah lagi, maka tidak lagi disebut “haniyah”. Hal ini dikutip dari Al-Harawi.” (Syarh Shahih Muslim, 5/388)

Akan tetapi, hal ini tidaklah bersifat mutlak. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikah dengan Ummu Salamah setelah beliau berstatus janda dan memiliki anak-anak.

Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Khathib bin Abi Balta’ah untuk melamarku. Aku berkata kepadanya, ‘Sesungguhnya aku memiliki anak dan aku juga seorang pencemburu.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‘Adapun anak-anaknya, kami berdoa kepada Allah agar mencukupinya. Dan aku berdoa kepada Allah Ta’ala untuk menghilangkan cemburu yang berlebihan.” (HR. Muslim no. 918)

Demikian pula, Asma’ binti ‘Umais radhiyallahu ‘anha menikah lagi dengan Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu setelah ditinggal mati suaminya, Ja’far bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Kemudian, beliau menikah lagi dengan ‘Ali sepeninggal Abu Bakr radhiyallahu ‘anhum.

Kesimpulan, masalah ini (menikah lagi atau tidak ketika menjadi janda dan memiliki anak) itu berbeda-beda sesuai dengan perbedaan kondisi masing-masing wanita tersebut. Dalam kondisi tertentu, bisa jadi menikah itu lebih utama. Wallahu Ta’ala a’lam.

Baca juga: Mau Pertemukan Anang dengan Syahrini dan Krisdayanti Satu Panggung, Ashanty Ngaku Hubungi Aisyahrani

Baca juga: Efek Kiano Sering Lihat Baim Wong Shalat Kini Terekam, Aksi Putra Paula Bikin Fans Ucap Masya Allah

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

( Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved