CPNS Kalsel 2021

Satu Peserta Tes SKD CPNS Tabalong Jalani Ujian di Ruang Khusus, Suhu Tubuh Lebihi Normal

Satu peserta tes SKD CPNS Tabalong yang didapati bersuhu tubuh melebihi batas normal, menjalani ujian di ruang khusus.

Penulis: Dony Usman | Editor: Syaiful Akhyar
Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman
Pemeriksaan suhu tubuh peserta tes SKD CPNS Tabalong di gerbang pintu masuk jadi rangkaian awal sebelum tes yang dilalui peserta. 

BANJARMASINPOST. CO.ID, TANJUNG - Satu peserta tes SKD CPNS Tabalong yang didapati bersuhu tubuh melebihi batas normal, menjalani ujian di ruang khusus.

Pelaksanaan tes SKD calin ASN pada hari kedua di BKPP Tabalong yang dilaksanakan dalam empat sesi, Sabtu (9/10/2021) secara teknis berjalan dengan lancar.

Hanya saja untuk hari kedua ini didapati satu peserta yang suhu tubuhnya lebihi normal atau di atas 37, 3 derajat.

Peserta yang berasal dari Kecamatan Jaro ini akhirnya mengikuti tes SKD di ruang khusus setelah mendapat pemeriksaan dari petugas kesehatan.

Baca juga: Nenek Warga Kelayan B yang Dirampok Dua Pria di Mobil, Satu Tersangka Dibekuk Begini Pengakuannya

Baca juga: STIA Tabalong Gelar Yudisium Sarjana Angkatan XXIII Dalam Dua Sesi di Hotel Aston Tanjung

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin Kawasan Jalan Sultan Adam, Perempatan Jalan Sungai Andai Macet Parah

Meski dengan suhu tubuh di atas normal dan jalani tes terpisah di ruang khusus suhu tubuh panas, peserta ini tetap lancarelama menjalani tes yang masuk dalam kelompok sesi ketiga.

Kepala BKPP Tabalong, H Rusmadi, menyampaikan, pada sesi ketiga di hari kedua pelaksanaan ini panitia memang menemukan peserta dengan suhu di atas 37,3 derajat saat mau melaksanakan sesi ketiga.

"Kami berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk dilakukan skrening dan diizinkan untuk mengikuti seleksi tetapi ditempatkan di ruang suhu panas. Keluhan yang disampaikan yang bersangkutan adalah sakit gigi," jelasnya.

Selain satu orang peserta perempuan dari kecamatan Jaro itu, setelahnya kembali
lagi ditemukan tiga orag peserta pada sesi ketiga yang datang dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat.

Tetapi setelah istirahat sebentar dan diukur kembali oleh petugas kesehatan, suhu badan mereka kembali turun dengan suhu normal.

Diduga waktu awal diperiksa suhu tubuh saat datang karena dipengaruhi cuaca saar siang itu cukup panas dan juga kemungkinan ditambah faktor berkendaraan di bawah terik matahari untuk menuju lokasi ujian.

Sementara itu terkait kehadiran peserta di hari kedua yang dilaksanakan empat sesi, imbuh Rusmadi, memang masih didapati peserta yang tidak hadir.

Untuk sesi pertama pelaksanaan tes diikuti sebanyak 88 peserta dan ada 12 peserta yang tidak berhadir.

"Di antara 12 orang tersebut ada 1 orang yang hadir untuk melakukan registrasi tetapi yang bersangkutan tidak membawa KTP asli dan akhirnya ditolak BKN," ungkapnya.

Sesi kedua diikuti 92 peserta dan yang tidak hadir sebanyak 8 orang tanpa ada alasan, sesi ketiga diikuti 91 peserta dan yang tidak hadir 9 orang tanpa alasan.

Sedangkan untuk sesi keempat peserta yang hadir 85 orang dan ada 15 orang yang tidak hadir tanpa alasan.

Jadi kehadiran peserta dalam dua hari pelaksanaan dengan total 6 sesi, yang hadir saat ujian 525 orang dan yang tidak hadir sebanyak 75 orang.

Pelaksanaan tes SKD calon ASN di BKPP Tabalong ini masih berlangsung lagi untuk dua hari kedepan.

"Untuk hari kedua ini, selama pelaksanaan empat sesi ini Alhamdulillah berjalan lancar tidak ada yang sakit selama pelaksanaan dan selalu mengutamakan protokol kesehatan walaupun ada beberapa org dalam kondisi hamil," ucapanya.

(banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved