Breaking News:

Liga Inggris

Sikap Antonio Conte Terungkap Soal Melatih Club Kaya Baru Newcastle di Liga Inggris

Mantan pelatih Chelsea di Liga Inggris dan Inter Milan dari Liga Italia, Antonio Conte santer dikaitkan untuk melatih Club kaya baru, Newcastle. Ini s

Penulis: Aprianto | Editor: Khairil Rahim
AFP/DEAN MOUHTAROPOULOS
Pelatih Inter Milan Antonio Conte merayakan kemenangan pada perempat final Liga Eropa di laga Inter vs Leverkusen di Duesseldorf Arena pada 10 Agustus 2020. 

Conte adalah nama di bibir semua orang saat ini, mengingat rekam jejaknya yang mengesankan, termasuk di Liga Premier.

Dilansir dari The Sun, Sabtu, (9/10/2021), mengklaim bahwa Antonio Conte, pelatih berusia 52 tahun itu hanya terbuka untuk memasuki pekerjaan dengan klub-klub yang siap menantang gelar besar sekarang, bukan di masa depan.

Staveley telah mengakui dirinya sendiri bahwa era baru Newcastle adalah proyek jangka panjang dan mereka tidak akan terburu-buru melakukan apa pun tanpa pertimbangan yang matang.

Conte akan memiliki sumber daya yang tak terhitung jumlahnya untuk dipanggil di Tyneside tetapi secara realistis akan membutuhkan waktu untuk membangun pasukannya sebelum berada dalam posisi untuk mendapatkan trofi.

Baru pada musim panas lalu Conte dilaporkan menolak kesempatan untuk mengambil alih kendali di Tottenham setelah negosiasi yang panjang.

Namanya juga sering dikaitkan dengan peran di Manchester United sebelumnya, dan dengan tekanan yang meningkat pada Ole Gunnar Solskjaer.

Antonio Conte mungkin merasa duduk diam mungkin menjadi pilihan yang lebih baik daripada memasuki St. James Park untuk menangani Newcastle.

Steve Bruce sekarang berada di bawah tekanan untuk meningkatkan hasil Newcastle yang terancam dari posisi degradasi di Liga Inggris.

Pelatih Newcastle Stave Bruce
Pelatih Newcastle Stave Bruce (IG Stave Bruce Out)

Pengambilalihan oleh Dana Investasi Publik (PIF) sudah diselimuti kontroversi atas keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed Bin Salman.

Liga Premier menyetujui perjanjian tersebut setelah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa negara Saudi tidak akan mengendalikan klub, meskipun PIF memiliki 80 persen saham di Newcastle.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved