Breaking News:

Kampusiana

STIA Tabalong Gelar Yudisium Sarjana Angkatan XXIII Dalam Dua Sesi di Hotel Aston Tanjung

Prosesi yudisium sarjana angkatan XXIII tahun akademik 2020/2021 dilaksanakan STIA Tabalong dalam dua sesi di auditorium Hotel Aston Tanjung

Penulis: Dony Usman | Editor: Syaiful Akhyar
STIA Tabalong
Prosesi yudisium sarjana angkatan XXIII tahun akademik 2020-2021 dilaksanakan STIA Tabalong di auditorium Hotel Aston Tanjung, Sabtu (9/10/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Prosesi yudisium sarjana angkatan XXIII tahun akademik 2020/2021 dilaksanakan STIA Tabalong di auditorium Hotel Aston Tanjung, Sabtu (9/10/2021)

Dalam rangkaian acaranya, yudisium bagi sarjana lulusan STIA Tabalong kali ini dilaksanakan dengan menerapkan dua sesi pelaksanaan.

Sesi pertama dimulai pada pukul 08.30 Wita dan sesi kedua pada pukul 13.30 Wita, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, pada sesi pertama yudisiawan dan yudisiawati yang masuk dalam kelompok sesi kedua dapat menyaksikan acara yudisum sesi pertama melalui kanal youtube STIA Tabalong dan aplikasi zoom meeting.

Baca juga: STIHSA Banjarmasin PTM Terbatas Mulai November 2021, Mahasiswa Belum Vaksin Belum Diperbolehkan PTM

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin Kawasan Jalan Sultan Adam, Perempatan Jalan Sungai Andai Macet Parah

Baca juga: Pantau Vaksinasi Massal di CLS, Gubernur Kalsel Apresiasi Pemkab Tapin Berhasil Turunkan Level PPKM

Pelaksanaan yudisium kali ini diikuti 258 orang, terdiri 186 orang dari administrasi publik dan 72 orang dari admnistrasi bisnis.

Ketua STIA Tabalong, H Jauhar Arifin, mengharapkan lulusan STIA Tabalong menjadi sarjana yang sujana.

Maksudnya, tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan atau kompetensi bidang ilmu yang didapatkan selama ini di kampus saja.

Namun diharapkan juga memiliki ilmu agama dan intelektual agar dapat bersaing dan mencapai apa yang diharapkan oleh menteri pendidikan Nadim Makarim yaitu merdeka belajar.

"Artinya dapat mengembangan ilmu pengetahun secara lebih luas tidak hanya terfokus pada ilmu administrasi publik atau bisnis saja," kata pria dengan gelar doktor ini.

Terpisah, mewakili Yayasan STIA Tabalong, ketua harian Wahyu Subandi, menekankan untuk menjadi perhatian dan pemikiran bersama dengan lulus dari perguruan tinggi di masa pandemi Covid-19 ini maka harus mampu memetakan potensi diri dan lingkungan agar dapat dikembangkan.

Selain itu juga harus berusaha untuk tampil menjadi yang terbaik dengan berbagai inovasi ketika ekonomi global masih dilanda ketidakpastian.

"Salah satu upayanya adalah dengan mendorong kemampuan dan peranan di sektor UMKM," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved