Breaking News:

Berita Kotabaru

Tidak Memenuhi Persyaratan Karantina, Ayam Asal Majene di Kotabaru Dimusnahkan

Pemusnahan ayam berjumlah empat ekor dilaksanakan oleh pihak Karantina Pertanian Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Balai Karantina Pertanian
Karanita Pertanian Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru, bersama Kapolsek dan perwakilan Lanal melakukan pemusnahan ayam asal Majens, Sulbar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru, Jumat (8/10/2021) melakukan pemusnahan ayam illegal.

Ayam asal Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) disita lalu dimusnahkan karena tidak memenuhi persyaratan karantina.

Ayam tersebut berpotensi membawa hama penyakit hewan karantina (HPHK) yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Pemusnahan ayam berjumlah empat ekor dilaksanakan oleh pihak Karantina Pertanian Banjarmasin Wilayah Kerja Kotabaru, bersama Kapolsek Pulaulaut Utara Ipda Danu dan perwakilan Danlanal Kotabaru Letda Adit.

Baca juga: Jebolan KDI Asal Kotabaru Kembali akan Luncurkan Single Lagu Banjar

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Remaja Korban Pembacokan Hembuskan Nafas Terakhir di RSUD PJS Kotabaru

Sebelumnya ayam yang pemusnahannya dengan cara dibakar itu, oleh petugas Karantina Pertanian ditemukan di atas Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara yang sandar di Kotabaru pada Senin 4 Oktober 2021 sekitar pukul 15.00 Wita.

Karena tidak disertai dokumen persyaratan karantina dari daerah asal, petugas Karantina Pertanian melakukan penyitaan.

Tidak diketahui siapa pemilik ayam tersebut.

Subkoordinator Substansi Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Banjarmasin Lulus Riyanto saat pemusnahan mengatakan, masuknya ayam-ayam melanggar persyaratan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Acong Diciduk Petugas Polsek Banjarbaru Barat Gara-gara Pengakuan Yahya

"Ayam-ayam yang didatangkan tidak memenuhi persyaratan sesuai Pasal 33 UU No 21/2019, maka kami ambil tindakan pemusnahan terhadap media pembawa HPHK tersebut," ujar Lulus kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (8/10/2021) malam.

Meski jumlah ayam yang dimusnahkan tidak seberapa, namun ancaman HPHK terutama Avian Influenza sangat besar dan bisa mengancam sektor peternakan di Kotabaru khususnya dan Kalimantan Selatan umumnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved