Breaking News:

Berita HST

Angkringan Meratus Barabai, Tempat Nongkrong Bersantai ala Mahasiswa HST

Minat para anak muda di Kabupaten HST memiliki usaha mandiri, kini sedang ngetrend. Usaha kafe pun dengan mudah ditemukan di kota Barabai.

Penulis: Hanani | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Hanani
Suasana malam di angkringan Meratus, milik mahasiswa STAI Alwasliyah Barabai di Jalan Rasau Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Minat para anak muda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki usaha mandiri, kini sedang ngetrend. Usaha kafe pun dengan mudah ditemukan di kota Barabai.

Bahkan, hingga di desa-desa sekitar kota Barabai. Tak hanya kafe, ada pula yang membuka angkringan sederhana, namun konsepnya sama.

Menawarkan tempat bersantai dan nongkrong, sambil minum kopi.

Seperti dilakukan para mahasiswa STAI ALwasliyah Barabai ini. Mereka membuka angkringan yang diberi nama Angkringan Meratus.

Baca juga: Korban Tenggelam di Danau Buatan di Jalan Golf Raya Banjarbaru Ternyata Pria Jawa Timur

Baca juga: Gubernur Kalsel Janji Perjuangkan Bendungan Jaro 2, Dukung Tabalong Jadi Lumbung Padi

Baca juga: Jadwal Seleksi Kompetensi PPPK 2021 Tahap 2, Peserta Tidak Lolos Tahap 1 Berhak Ajukan Sanggahan

Memanfaatkan halaman luas Sekretariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di mana merea menjadi pengurus organisasi tersebut, Muhammad Yasin, Ahmad Maulana, Ilham Habibi dan Akbar Rizadi mencoba meramaikan usaha yang kini menjadi gaya hidup anak muda tersebut.

“Menyulap” halaman secretariat PMII dengan hamparan tikar-tikar purun untuk duduk lesehan pengunjung. Mereka juga memasang lampu-lampu pijar untuk menyinari keremangan malam saat pengujung duduk lesehan di tikar purun.

Angkringan Meratus Barabai.
Angkringan Meratus Barabai. (banjarmasinpost.co.id/Hanani)

“Kami pilih tikar purun sebagai tempat duduk lesehan, selain memberdayakan produk perajin local, juga memberi kesan merakyat. Jadi semua kalangan bisa mampir ke sini,”ungkap Yasin, salah satu pemilik angkringan yang sudah alumni di STAI AL Wasliyah.

Selain menawarkan suasana nyaman untuk nongkrong santai di angkringan, mereka juga menyediakan gitar untk pengujung yang suka nyanyi bareng.

Mengenai menu yang disediakan, khas angkringan. Namun semuanya dimasak dengan cara dibakar.

“Ada sempolan, tempe, tahu, pentol bakso dan sosis yang semua disajikan setelah dibakar,”kata Yasin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved