Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, Begini Respon Asosiasi Travel Umrah Kalsel

Kabar Arab Saudi memberikan sinyal warga Indonesia bisa melaksanakan urmrah lagi, ditanggapi gembira pengusaha Travel haji dan Umrah Kalsel

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
HENDRA ROSYADI UNTUK BPOST GROUP
Ilustrasi-Jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, saat umrah di Makkah. 

BANJARMASINBPOST.CO,ID, BANJARBARU -  Kabar Arab Saudi memberikan sinyal warga Indonesia bisa melaksanakan urmrah lagi, ditanggapi gembira pengusaha Travel haji dan Umrah di Kalsel. 

"Alhamdulillah wasyukurillah,  kami dari Forum PATUH  atau Penyenggara Travel Umrah dan Haji, kalsel menyambut suka ria dengan dibukanya umrah bagi rakyat Indonesia," kata Ketua Asosiasi Haji dan Umrah Kalsel, Saridi Salimin, Minggu (10/10/2021). 

Tentunya, sambung Saridi SALIMIN, teman-teman di travel siap melayani para tamu-tamu Allah yang ingin berumrah.

Dengan adanya informasi dari Menlu ini, menurut Saridi banyak warga yang sudah mulai banyak tanya tanya soal Umrah. 

Baca juga: Syarat Terbaru Umrah, Kini 100.000 Jemaah Umrah Boleh Masuk Arab Saudi

Baca juga: Jemaah Umrah Wajib 3 Kali Vaksin, Kemenag : Masih Banyak yang Belum Sama Sekali

Baca juga: Indonesia Belum Bisa Selenggarakan Umrah Meski Arab Saudi Cabut Larangan Masuk, Begini Alasannya

Tapi masih baru tanya tanya saja. Sangat luar biasa minat Masyarakat kalsel untuk berangkat umrah ini. 

"Banyak yang tanya-tanya, Kapan dan kapan umroh dibuka," kata Saridi SALIMIN.

Bahkan dari perusahaan Travel yang dia kelola saja Menurut Saridi, ada sekitar 300 jamaah umrah yang tak sabar ikut berumrah.

Namun, pernyataan Menlu ini, masih belum terlalu yakin diterima sebagian dari Masyarakat, sebab jika tetap mengandalkan berangkat pastinya akan makin mahal dengan cost yang lebih mahal.

"Wah makin mahal pastinya, biar tahun depan di 2022 saja. Biar aman aman aja," cetus Rukhmini yang mengaku sudah nabung untuk umrah warga Banjarmasin.

Begitu pula dari Kasi Haji Kota Banjarmasin, Burhan Noor, menjelaskan bahwa pihaknya lebih menunggu kepada keputusan direktur haji dan umrah dari Kementerian Agama. Sebab sejauh ini belum ada.

"Kita sifatnya masih nunggu surat resmi," sebut Burhan Noor, Minggu (10/10/2021).

Dari data kementerian agama, Berdasarkan data dari SISKOPATUH, terdapat 59.757 jemaah umrah Indonesia yang tergabung di dalam 662 PPIU tertunda keberangkatan nya sejak Pemerintah Arab Saudi mulai menutup akses umrah karena covid-19 sejak 27 Februari 2020.

Didalamnya termasuk 1.685 Jemaah yang telah berangkat namun tertahan di negara ketiga.

Baca juga: Mulai Hari Ini Arab Saudi Izinkan 2 Juta Jemaah Umrah Per Bulan, Begini Syarat yang Harus Dipenuhi

Pada 1 November 2020, jemaah Indonesia kembali diizinkan umrah dengan syarat dan protokol kesehatan yang ketat, namun ditutup kembali pada tanggal 3 Februari 2021. 

Sesuai data pada Ditjen PHU terdapat 2.603 jemaah umrah Indonesia saat pandemi. Tercatat 125 Jemaah umrah terkonfirmasi positif di Arab Saudi dan dikarantina dan pulang kembali ke tanah air tidak bersamaan dengan rombongannya. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved