Breaking News:

Kampusiana

Kurikulum FKG ULM Alami Perubahan Masa Pandemi Covid-19, Praktik Prodi Profesi Pakai Alat Peraga

FKG ULM khususnya Program Studi (Prodi) Profesi mengalami perubahan penyesuaian kurikulum masa pandemi Covid-19.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Dekan FKG ULM, Dr drg Maharani Laillyza Apriasari, SpPM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), khususnya Program Studi (Prodi) Profesi mengalami perubahan penyesuaian kurikulum masa pandemi Covid-19.

Dijelaskan Dekan FKG ULM, Dr drg Maharani Laillyza Apriasari, Sp PM, bahwa perubahan kurikulum tersebut terjadi pada kegiatan praktik.

Baca juga: Truk Terjebak Sejak Dinihari di Jalan Rusak Jalur Alternatif Gunung Pandau Balangan

Baca juga: Gubernur Kalsel Janji Perjuangkan Bendungan Jaro 2, Dukung Tabalong Jadi Lumbung Padi

Baca juga: Tabalong Siap Jadi Food Estate Lumbung Padi Kalsel, Pembangunan Bendung Jaro 2 Diharapkan Dipercepat

Yang mana sebelumnya dilakukan langsung terhadap pasien, berubah menjadi model phantom (alat peraga).

"Karena kan kalau praktik langsung membuka mulut pasien, artinya sama saja bertemu dengan sumber covid-19," katanyanya. Minggu (10/10/2021).

Selain disubstitusi ke model phantom, kegiatan praktik ujar drg Maharani juga bisa beralih menjadi diskusi atau pemeriksaan terhadap sesama teman.

"Tapi tetap, sebelum periksa mulut antar teman, mereka di swab dulu. Atau bisa juga kasusnya yang disubstitusi, bisa laporan kasus atau presentasi," jelasnya.

Kendati demikian, drg Maharani tidak memungkiri, bahwa masih ada kegiatan praktik yang tidak bisa disubstitusi.

"Misalnya saja tindakan bedah, nah itu kan langsung real ke pasien. Sekarang masih kami koordinasikan ke Prodi Profesi, bagaimana nanti kedepannya," ucapnya.

Lanjut drg Maharani mengatakan bahwa, masing-masing Prodi di FKG memiliki kebijakan tersendiri dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan maupun praktik di masa pandemi.

"Ya bagaimanapun juga kami tetap harus berkoordinasi, sebab Prodi Profesi memiliki otoritas sendiri," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved