Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pintu Umrah Untuk Jamaah Indonesia Segera Dibuka, Komisi IV DPRD Kalsel : Obat Kerinduan Jamaah

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H M Luthfi Saifuddin mengatakan, dibukanya kembali pintu umrah menjadi obat rindu umat musilim Indonesia

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Humas DPRD Kalsel
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah cukup lama dibatasi terkait pandemi Covid-19, jamaah asal Indonesia kembali dapat beribadah umrah ke Tanah Suci Makkah dalam waktu dekat. 

Ini setelah tercapainya kesepakatan melalui nota diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi pada Jumat (8/10/2021) lalu. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel, H M Thambrin mengamini berita baik tersebut. 

"Ya, kami sudah konfirmasi dengan Direktur Pelayanan Haji dan Umroh Ditjen PHU Kemenag RI," kata dia dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, Begini Respon Asosiasi Travel Umrah Kalsel

Baca juga: Syarat Terbaru Umrah, Kini 100.000 Jemaah Umrah Boleh Masuk Arab Saudi

Baca juga: Jemaah Umrah Wajib 3 Kali Vaksin, Kemenag : Masih Banyak yang Belum Sama Sekali

Meski demikian, bukan berarti besok jamaah umrah asal Indonesia bisa langsung berangkat ke Tanah Suci, namun masih ada persyaratan yang tentu harus dipenuhi. 

Detil persyaratan itu kata Kakanwil masih akan digodok dalam Rapat Pimpinan Kemenag RI waktu dekat. 

"Kami nanti akan kabarkan hasil rapatnya," terang dia.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin mengatakan, hal ini tentu jadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Banua. 

"Kerinduan umat Muslim khususnya warga Kalsel bisa terobati, semoga saja tidak ada kendala lagi," kata Politisi Partai Gerindra ini. 

Syarat-syarat yang diperkirakan diberlakukan menurut Luthfi tentu terkait vaksinasi dan protokol kesehatan. 

Hal ini kata dia bukan merupakan persoalan karena kebiasaan menerapkan protokol kesehatan juga menjadi kebiasaan yang baik dan sudah seharusnya diterapkan. 

Baca juga: Mulai Hari Ini Arab Saudi Izinkan 2 Juta Jemaah Umrah Per Bulan, Begini Syarat yang Harus Dipenuhi

Jika pun kuota yang dibuka terbatas, Luthfi berharap Pemerintah Pusat bisa bijaksana dalam menentukan kuota untuk setiap daerah dan juga memperhatikan calon jamaah di Kalsel. 

Pasalnya kata dia, Kalsel selama ini berada di papan atas penyumbang jumlah jamaah umrah dari Indonesia (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved