Breaking News:

Berita Banjarmasin

Polda Kalsel dan Polres Jajaran Beri Ratusan Tilang Truk Lebih Muatan, Sektor Hulu Perlu Dibenahi

Sejak Juli hingga awal Oktober 2021, Polda Kalsel dan Polres Jajaran lakukan ratusan kali penindakan tilang angkutan kelebihan muatan di jalan raya.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Personel Gakkum Dit Lantas Polda Kalsel lakukan tindakan tilang terhadap truk angkutan kelebihan muatan di Jalan Gubernur Soebarjo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak Juli hingga awal  Oktober Tahun 2021, Polda Kalsel dan Polres Jajaran lakukan ratusan kali penindakan tilang terhadap angkutan kelebihan muatan di jalan raya.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Fauzan Arianto mengatakan, 127 penindakan tilang dilakukan sejak Bulan Juli hingga September oleh Dit Lantas Polda Kalsel dan Sat Lantas Polres Jajaran.

Ditambah pada kegiatan razia gabungan bersama BPTD Wilayah XV Kalsel, Dishub Kalsel dan juga Polisi Militer TNI Angkatan Darat pada Jumat (8/10/2021) dan Sabtu (9/10/2021) kurang lebih 10 kendaraan angkutan yang kedapatan kelebihan muatan juga ditilang.

Namun disadari, penindakan berupa tilang merupakan upaya yang dilakukan di hilir sedangkan penyelesaian masalah di sektor hulu juga harus dilakukan untuk menuntaskan persoalan maraknya kendaraan angkutan yang kelebihan muatan.

Baca juga: CPNS Tabalong 2021, Hari Ketiga Tes SKD di BKPP Tabalong Diwarnai Hujan Lebat Jaringan Tetap Stabil

Baca juga: Polemik Libur Hari Buruh di Tabalong, PUK SPKEP SIS Admo Siap ke Pengadilan Hubungan Industrial

Baca juga: Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, Begini Respon Asosiasi Travel Umrah Kalsel

Kompol Fauzan mengatakan, Kepolisian terus mendukung upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan agar aturan batas tonase muatan kendaraan angkutan bisa dipatuhi dengan baik.

"Informasi yang kami terima Pemerintah Kabupaten Tabalong akan menggelar rapat forum komunikasi lalu lintas memanggil pihak perushaaan untuk dilakukan hearing menyelesaikan persoalan ini," kata Kompol Fauzan.

"Begitu juga DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Kalsel juga akan melakukan upaya demikian. Kita tunggu supaya ada upaya dan jalan ke luar terbaik," lanjutnya.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved