Breaking News:

Kampusiana

PTM Perguruan Tinggi di Kalsel, WR I Uniska MAB Khawatirkan Mahasiswa Luar Daerah Banjarmasin

Ada enam poin penting dalam panduan persiapan PTM terbatas, satu di antaranya yakni hanya PT pada wilayah PPKM level 1, 2 dan 3 yang bisa melaksanakan

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Wakil Rektor I Uniska MAB, Dr Mohammad Zainul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kemendikbudristek melalui Ditjen Dikti Ristek mengeluarkan panduan untuk seluruh Perguruan Tinggi (PT), dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Dimulai pada semester ganjil, tahun akademik 2021/2022.

Panduan tersebut dikeluarkan melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2022.

Ada enam poin penting dalam panduan persiapan PTM terbatas, satu di antaranya yakni hanya PT pada wilayah PPKM level 1, 2 dan 3 yang bisa melaksanakannya.

Baca juga: CPNS Tabalong 2021, Hari Ketiga Tes SKD di BKPP Tabalong Diwarnai Hujan Lebat Jaringan Tetap Stabil

Baca juga: Polemik Libur Hari Buruh di Tabalong, PUK SPKEP SIS Admo Siap ke Pengadilan Hubungan Industrial

Baca juga: Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, Begini Respon Asosiasi Travel Umrah Kalsel

Sejumlah Perguran tinggi pun sudah melakukan berbagai persiapan, misalnya Universitas Lambung Mangkurat yang menjadwalkan PTM pada pertengahan Oktober 2021.

Selain itu juga ada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIHSA), yang menjadawalkan PTM pada awal November 2021.

Namun nampaknya kebijakan agar mahasiswa bisa belajar di kampus, tidak terburu-buru di tetapkan oleh Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Di katakan Wakil Rektor I, Dr Mohammad Zainul bahwa pihaknya khawatir pelaksanaan PTM tidak berlangsung lama, sehingga berdampak terhadap mahasiswa asal luar Kota Banjarmasin.

Menurutnya mungkin saja pada pekan ke dua atau ke tiga PTM berjalan, kemudian muncul kebijakan dari pemerintah untuk menghentikan PTM karena alasan tertentu.

"Mahasiswa yang berasal dari luar daerah Banjarmasin menjadi kasihan, mereka jauh-jauh datang, belum lagi soal ongkos mereka ke Banjarmasin, bayar rumah sewaan dan lain sebagainya, dan ini menjadi persoalan sendiri bagi kami," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved