Breaking News:

Eksotisme Sungai Alam Riamadungan

Wisata Kalsel, Segarnya Sungai Alam Riamadungan Tanahlaut yang Masih Perawan

Sejak puluhan tahun silam hingga sekarang, wisata di daerah berjuluk Bumi Tuntung Pandang ini begitu mashur.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
JERNIH - Inilah penampakan Sungai Pandan di Desa Riamadungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel, yang masih sangat alami. Airnya segar dan jernih bak kaca. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kekayaan alam di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), memang cukup berlimpah.

Termasuk pada sektor kepariwisataan.

Sejak puluhan tahun silam hingga sekarang, wisata di daerah berjuluk Bumi Tuntung Pandang ini begitu mashur.

Tak cuma bagi penduduk di Kalsel, tapi juga di provinsi tetangga, terutama Kalimantan Tengah.

Sejumlah pelancong bahkan kerap menyebut Tala adalah surganya wisata di Banua (Kalsel).

Pasalnya, daerah ini menyimpan pesona alam yang luar biasa dan sangat beragam.

Baca juga: Wisata Religi Taman Makam Syuhada Haji di Banjarbaru, Dikenal Sebagai Tragedi Colombo

Baca juga: Wisata Kalsel : Sajikan Pemandangan Mempesona, Akses Jalan ke Wisata Alam Kuin Kacil Masih Terbatas

Mulai dari pantai, gua, air terjun, savana pegunungan, labirin, dan lainnya.

Tala juga memiliki sungai alam yang benar-benar masih alami atau perawan yang belum tersentuh eksploitasi tangan-tangan manusia.

Salah satunya berada di wilayah paling hulu di Tala yakni di Desa Riamadungan, Kecamatan Kintap.

Banjarmasinpost.co.id belum lama tadi melihat dan merasakan sendiri eksotisme serta sensasi luar biasa sungai di pedalaman tersebut.

Baca juga: Wisata Kalsel : Sajikan Pemandangan Mempesona, Akses Jalan ke Wisata Alam Kuin Kacil Masih Terbatas

Airnya teramat segar dan jernih hingga bebatuan di dasar sungai terlihat begitu jelas.

"Udara sekitar juga sejuk. Keren banget pokoknya, semuanya. Ya sungainya, ya suasananya yang masih sangat alami," ucap Nina, warga Pelaihari, Minggu (10/10/2021).

Bersama beberapa rekannya, ia pernah bertandang menikmati keindahan alam di Riamadungan tersebut.
Baginya, baru pertama kali mendapati sungai yang masih sangat alami seperti itu.

Karena itu, dirinya teramat terpuaskan saat mandi di sungai 'perawan' di perkampungan terpencil itu.
Bahkan suatu saat dirinya ingin kembali membaur bersama kealamian alam tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved