Breaking News:

Travel

Wisata Religi Taman Makam Syuhada Haji di Banjarbaru, Dikenal Sebagai Tragedi Colombo

Makam Syuhada haji adalah pemakaman jemaah haji yang meninggal karena jatuhnya pesawat jemaah haji Kalsel sepulang dari Arab Saudi pada 1978 silam.

Penulis: Salmah | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin
Prasasti peresmian Taman Makam Syuhada Haji di Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Makam Syuhada haji adalah pemakaman jemaah haji yang meninggal karena jatuhnya pesawat jemaah haji Kalsel sepulang dari Arab Saudi pada 1978 silam.

Kejadian 40 tahun lalu itu dikenal dengan sebutan tragedi Colombo, karena lokasi jatuhnya pesawat di kawasan perkebunan sekitar ibu kota negara Srilangka.

Taman Makam Syuhada Haji ini berlokasi di Landasan Ulin, Banjarbaru, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Km24. Lokasinya berdampinga dengan Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana.

Makam dikelilingi pagar beton yang kokoh dan di depannya dipasang tulisan besar Makam Syuhada Haji. Pintu mask cukup besar menuju pemakaman yang tertata rapi.

Baca juga: Wisata Religi Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana Banjarbaru, Diresmikan Sejak 14 November 1983

Baca juga: Rapat Koordinasi Daerah, Ketua FKUB Kalsel Sebut Nilai Kerukunan Umat Beragama di Kalsel Cukup Baik

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin Kawasan Jalan Sultan Adam, Barang di Gudang Toko Ludes Terbakar

Dibangun monumen di dalam makam yang bertulis nama-nama korban. Monumen berupa tugu itu berdesain seperti sirip belakang pesawat untuk mengingatkan pada tragedi jatuhnya pesawat.

Di makam itu ada empat jalur nisan tanpa nama. Jalur satu terdiri 44 jenazah, jalur dua terdiri 42 jenazah, jalur tiga 40 jenazah, jalur empat 31 jenazah. Total 157 jenazah dimakamkan. Sementara 18 jenazah sudah tak terdeteksi lagi karena hancur bersamaan puing pesawat.

Para keluarga almarhum dan almarhumah yang biasa menziarahi makam tersebut. Selain itu banyak pula masyarakat umum yang berziarah untuk mengenang dan mendoakan.

Dengan wisata sejarah ini kita dapat mengingatkan diri begitu pentingnya mengingat Tuhan. Sebab kapan pun bisa dipanggil, tidak mengenal tempat dan waktu serta usia baik sehat apalagi sakit.

Sebagaimana hadist Rasulullah bahwa ziarah itu mengingatkan kita pada kematian. Inilah manfaat penting wisata ziarah bagi kita. Agar selalu sadar untuk menjaga diri, menjauhi larangan dan mengerjakan perintah agama.

(banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved