Breaking News:

Berita Banjarmasin

Balik Nama Banyak Dikeluhkan, DPRD Kalsel Desak Bakeuda Agar Layanan Cukup di Kabupaten Kota

Keluhan layanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Kalimantan Selatan kembali menjadi sorotan anggota komisi II DPRD Kalsel

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Yani Helmi untuk BPost
Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Yani Helmi Desak Bakeuda Agar Pelayanan Balik Nama Bisa di Kabupaten Kota. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keluhan layanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Kalimantan Selatan kembali menjadi sorotan anggota komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi.

Ia juga mempertanyakan janji dari Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan untuk mengatasi permasalahan yang selama ini masih saja terjadi.

Yani Helmi bahkan mengatakan menantang Bekeuda Kalael agar bisa segera merealisasi kemudahan mengurus layanan Balik Nama dengan Dirlantas Polda Kalsel.

"Urusan Balik Nama dikembalikan bisa di tingkat Polres di kabupaten atau kota. Seperti kita ketahui, selama ini masyarakat mengeluhkan mengingat baik jarak tempuh bahkan belum lagi ongkosnya, itu harus dipikirkan juga, apalagi masa pandemi COVID-19," cetus anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang akbar disapa paman Yani ini, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Anggota DPRD Kalsel Ini Janji Perjuangkan Balik Nama Kendaraan Tak Perlu ke Banjarmasin

Baca juga: Pembebasan Denda Pajak Kendaraan dan Balik Nama hingga 31 Desember 2020

Selama ini ujar Paman Yani kesulitan masyarakat dalam menyelesaikan pembayaran tunggakan pajak diakui masih terhalang akibat akses dan alur pelayanan baik ditingkat kepolisian dan unit pelaksana pendapatan daerah milik Badan Keuangan Daerah Kalsel.

"Dengan adanya pelayanan Balik Nama di kabupaten kota akan memudahkan masyarakat untuk membayar pajak sehingga tidak menunggak lagi, ternyata setelah berdiskusi tadi sampai hari ini dengan masyarakat di Desa Persiapan Hidayah Makmur Tanahbumbu permasalahannya adalah akses dan rumitnya pelayanan," tambahnya.

Bagi warga Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura menurutnya tidak jadi persoalan jika harus mengurus ke Banjarmasin. Berbeda dengan warga Pulau Sembilan Kotabaru yang menempuh jarak dan waktu yang sangat panjang ke Banjarmasin.

"Sudah perjalanan beberapa hari, ditambah lagi sewaktu di Banjarmasin harus menginap karena pelayanan terbatas waktu. Ini jadi beban masyarakat yang jauh dari Banjarmasin," ujar anggota DPRD Kalsel dapil enam di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini.

Baca juga: VIDEO Terdampak Pandemi, Pendapatan Bea Balik Nama di Samsat Pelaihari Terjun Bebas

Maka dari itu ujarnya ia mengharap agar Bakeuda untuk segera berkomunikasi dengan Dirlantas Polda Kalsel terkait permasalahan ini.

Dengan semakin mudah dan dekatnya pelayanan Balik Nama dan mutasi kendaraan bermotor maka ujar Paman Yani pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor bisa lebih ditingkatkan.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved