Breaking News:

Jeratan Bunga Tinggi Pinjol

Banyak yang Terjerat Bunga Tinggi Pinjol, Begini Pesan Jokowi Pada OJK

Presiden Jokowi bahkan memberikan pesan khusus kepada Otoritas Jasa Keuangan dan pihak terkait lainnya agar tidak banyak lagi korban pinjol nakal.

Tangkap layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Praktik pinjaman online yang menuai banyak keluhan lantaran bunga tinggi yang menjerat nasabahnya tampaknya menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi bahkan memberikan pesan khusus kepada Otoritas Jasa Keuangan dan pihak terkait lainnya agar tidak banyak lagi korban pinjol nakal yang menjerat dengan bunga tinggi.

Hal itu disampaikan saat Jokowi hadir dalam acara OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Disebutkan Jokowi, dirinya banyak mendengar kabar tentang penipuan hingga tingginya bunga yang dibebankan pihak pinjol ke peminjamnya.

Baca juga: Hati-hati, 172 Pinjol Ilegal Ditutup Satgas Waspada Investasi pada Juli 2021, Ini Daftarnya

Baca juga: Diteror Debt Collector 24 Pinjol Gegara Utang Rp 40 Juta, Guru TK di Malang Sampai Ingin Bunuh Diri

"Saya juga memperoleh informasi, banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi," kata Jokowi dalam acara OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2021).

"Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjaman," tuturnya dilansir dari Kompas.com.

Jokowi mengatakan, maraknya pinjaman online terjadi seiring dengan berkembangnya inovasi di bidang financial technology (fintech).

Bank-bank berbasis digital terus bermunculan bersamaan dengan munculnya asuransi berbasis digital, didukung dengan hadirnya berbagai macam e-payment.

Ciri-ciri Pinjol Ilegal menurut OJK
Ciri-ciri Pinjol Ilegal menurut OJK (ojk.go.id)

Penyelenggara fintech juga terus bermunculan, termasuk fintech syariah. Fenomena sharing economy semakin marak, dari ekonomi berbasis peer to peer hingga bussiness to bussiness.

Jokowi ingin jajarannya terus mengawal perkembangan teknologi di sektor finansial ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved