Breaking News:

Penanganan Covid 19

BREAKING NEWS: Kota Banjarmasin Tak Lagi PPKM Level 4, Turun ke Level 3 di Penanganan Covid-19

Status PPKM di Kota Banjarmasin turn dari level 4 ke level 3 per Senin (11/10/2021).Menurut Airlangga,Padang dan Kota Banjarmasin turun ke level 3

Penulis: Mariana | Editor: Royan Naimi
Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Status PPKM di Kota Banjarmasin turn dari level 4 ke level 3 per Senin (11/10/2021).

Penurunan status PPKM Kota Banjarmasin menjadi level 3, Setelah sebelumnya Banjarmasin PPKM level 4 disampaikan dalam konferensi pers virtual Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Economi Nasional melalui Youtube Sekretariat Presiden.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengatakan, jumlah kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 1 naik dari 52 menjadi 69.

Menurut Airlangga, dari enam kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 4, Kota Padang dan Kota Banjarmasin turun ke level 3.

Baca juga: Luhut Pandjaitan: Seminggu PPKM, Kasus Covid-19 Harian Turun 98,4 Persen

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Minta Daerah Turunkan Level PPKM

Baca juga: Polemik Level PPKM Banjarmasin, Begini Analisa Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 ULM

Sebelumnya, Airlangga yang juga menjabat Menko Perekonomian mengatakan,  tidak ada dari 27 provinsi di luar Jawa dan Bali yang menerapkan Pemberlakuan PPKM level 4.

Menurut Airlangga, level asesmen terjadi perbaikan secara minggu per minggu. Dari 27 provinsi di luar Jawa dan Bali tidak ada di level 4.

Ada tiga provinsi yang menerapkan PPKM level 3, 22 provinsi PPKM level 2, dan dua provinsi menerapkan PPKM level 1 Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Dari 386 kabupaten/kota, terdapat satu kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 4, 38 kabupaten/kota PPKM level 3, 278 kabupaten/kota PPKM level 2, dan 69 kabupaten/kota PPKM level 1,” jelasnya.

“Hanya kota Sabang yang asesmen yang masih naik hanya satu, karena data mengenai jumlah kematian yang ada masih ada peningkatan," kata Airlangga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved