Breaking News:

Berita Banjarbaru

Dinas PPPA Kalsel Catat Kenaikan Prostitusi Online Selama Pandemi Covid-19

Selama pandemi Covid-19 kekerasan seksual terhadap perempuan meningkat. Khususnya kekerasan seksual di media sosial.

Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Satpol PP mengeluh prostitusi online ke Dinas PPPA Kalsel 

Dikatakan Husnul, saat ini jenis kekerasan seksual di ranah publik seringkali dinormalisasi dan dianggap remeh dibandingkan dengan kekerasan ranah personal. Adapun bentuk kekerasan seksual di ruang publik adalah pelecehan fisik (body shaming), pelecehan verbal (catcalling), pelecehan mental (gaslighting), dan lain sebagainya.

Normalisasi menjadikan banyak korban pelecehan seksual ranah publik enggan melaporkan tindakan kekerasan seksual yang dialami.

“Kasus kekerasan seksual yang sedang marak saat ini adalah kekerasan seksual berbasis cyber,” kata Husnul.

Husnul pun berharap, stakeholder dapat berperan melindungi perempuan dan anak dari kekerasan sesuai porsi dan kewenangan masing-masing.

“DPPPA tidak akan dapat optimal dalam melakukan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak tanpa sinergi dari semua pihak termasuk lembaga dan masyarakat,” kata Husnul.

Sebelumnya peserta sosialisasi dari Satpol PP Kabupaten Banjar dan Banjarbaru mengaku resah atas prostitusi baik offline dan online di wilayahnya masing-masing. Bahkan prostitusi dilakukan oleh anak di bawah umur dan diperkenankan oleh orangtuanya.

(banjarmasinpost.co.id/MIlna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved