Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Ayam Potong di Pasar Banjarbaru Terus Meningkat, Ukuran Besar Tembus Rp55 Ribu per Ekor

Harga ayam ras atau ayam potong terus melonjak dan kini tembus Rp55 ribu per ekor ukuran besar.

Penulis: Salmah | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin
Harga ayam potong melonjak hingga Rp55 ribu per ekor ukuran besar, Senin (10/11/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga ayam ras atau ayam potong terus melonjak, terlebih memasuki bulan Rabiul Awal, bertepatan banyak masyarakat muslim yang mengadakan hajatan Maulid Nabi.

Memang di momen tertentu harga daging ayam terjadi kenaikan. Tidak hanya pada Maulid Rabiul Awal tapi juga dua lebaran, Itulah Idulfitri dan Iduladha juga saat Isra Mikraj.

Saat ini harga jual ayam ukuran besar yang ditawarkan pedagang sudah mencapai Rp55 ribu per ekor.

Padahal sebulan sebelumnya harga hanya sekitar Rp 40 ribu per ekor ukuran besar.

Baca juga: Pameran Museum Wasaka Banjarmasin, Ragam Senjata Pejuang dan Pistol Brigjen Hasan Basri Ditampilkan

Baca juga: PTM Hari Pertama di Banjarbaru, Sekolah Sediakan Tempat Pembelajaran Outdoor

Baca juga: Hari Ini Kuota Belajar Kemendikbud Ristek Cair, Ini Cara Cek di Telkomsel, Indosat, XL, Axis dan Tri

Ukuran sedang Rp35 ribu dan yang ukuran 1 kg lebih hanya Rp 25 ribu- Rp 30 ribu per ekor

Sirah, pedagang ayam di Pasar Banjarbaru, mengatakan, harga ayam sejak sebulan ini memang sudah mengalami kenaikan dan terus mengalami kenaikan.

"Saya dapat harga ayam dari penyuplai sudah lebih mahal dari sebelumnya, makanya disesuaikan ecerannya, dari satu ekor ayam saya untung dengan menjual kaki ayam, kepala dan jeroan ayam, kalau untung dari dagingnya sangat tipis," jelasnya.

Sementara untuk permintaan ayam, menurut Sirah, mulai ada peningkatan memasuki bulan ini, tetapi belum terlalu tinggi. Biasa seminggu ke depan akan tambah banyak konsumen yang beli ayam.

Sementara bagi pedagang kuliner, Rara, warga Palam Banjarbaru, mengatakan, sejak harga ayam terus naik, dia tidak menaikan harga jual. Hanya saja potongan saja disesuaikan agar memadai dengan harga jualnya.

"Karena ayam mahal, makanyan sekarang saya lebih banyak menyediakan lauk ikan saja," ujarnya.

Yuliyana warga Landasan Ulin, mengaku kaget saat beli ayam ternyata harganya cukup tinggi, padahal Sabtu (9/10) dia mengadakan aqiqah cucunya.

Sekarang ini saja yang ukuran besar harga Rp 55 ribu, padahal biasa dia beli paling mahal Rp 40 ribu per ekor.

"Tapi mau tidak mau harus beli untuk tambahan menu lauk," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved