Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Cabai Naik Rp200 per Kilogram, Kalsel Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Cabai

Data sejumlah pasar dirangkum Dinas Perdagangan Kalsel hari ini, harga cabai merah keriting dijual Rp22.300 atau naik Rp200 dari harga sebelumnya.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pedagang bawang dan cabai di Pasar Bauntung Banjarbaru 

BANJARMASINBPOST, BANJARMASIN - Data sejumlah pasar yang dirangkum Dinas Perdagangan Kalsel hari ini, harga cabai merah keriting dijual Rp22.300 atau naik Rp200 dari harga sebelumnya. 

Selain itu harga cabai rawit tiung segar Rp26.400 per kilogram atau naik dari sebelumnya Rp26.200. 

Ya, kenaikan ini masih dalam batas wajar. Produktivitas pertanian komoditas cabai juga terus didukung. 

Jika bicara cabai. Di Tapin adalah tempatnya. Dimana potensi sektor pertanian Tapin sangat luar biasa untuk lebih dikembangkan. Tapin menjadi salah  penopang ketahanan pangan.

Baca juga: Update Covid 19 Kalsel : Dua Hari Ini Kalsel Nihil Kasus Kematian

Baca juga: VIDEO Penemuan Mayat di Banjarmasin, Jasad Masran Ditemukan Dalam Posisi Sujud

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Bisa Cair Sekarang, Cek di bsu.kemnaker.go.id

Tapin juga mempunyai Cabe Hiyung yang mempunyai keunggulan dibanding varietas cabai lain. Cabai hiyung memiliki tingkat kepedasan 17 kali dibandingkan cabai pada umumnya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, menjelaskan ada bantuan Gubernur Kalimantan Selatan berupa benih padi sebanyak 1.594 hektare senilai Rp 391 juta. 

Selain itu, benih jagung sebanyak 1.090 HA senilai Rp 609 juta, 3 unit power threser senilai Rp 32 juta, penangkaran bawang merah sebanyak 2 hektare senilai Rp 106 juta, 1 rumah higienis senilai Rp 135 juta.

(banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved