Breaking News:

Umrah 2021

Syarat dan Ketentuan Terbaru Umrah, Jemaah Indonesia Wajib Karantina Jika Tak Penuhi Standar

Pemerintah Arab Saudi buka pintu umrah. Simak persyaratan dan ketentuan terbaru bagi jemaah Indonesia, berikut ini.

Dokumentasi Amphuri
Jemaah umrah asal Indonesia melakukan swab test di hotel di Mekkah. Sebelumnya, program ini sudah dijadwalkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa jemaah umrah harus swab test dua hari setelah kedatangannya di Arab Saudi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pintu umrah untuk jemaah dari Indonesia.

Hal itu diumumkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Menurut Marsudi, jemaah asal Indonesia bisa kembali melaksanakan ibadah umrah ke Arab Saudi.

Dengan dibukanya pintu umrah untuk jemaah asal Indonesia, menjadi kabar gembira bagi jemaah umrah yang selama ini tidak mendapat kepastian berangkat, lantaran pandemi covid-19.

Namun yang perlu diperhatikan jemaah umrah nantinya adalah persyaratan yang lebih ketat untuk bisa umrah.

Simak persyaratan dan ketentuan terbaru bagi jemaah umrah Indonesia, berikut ini.

Baca juga: Imigrasi, Bandara dan Maskapai Garuda Siap Untuk Tangani Umrah Langsung dari  Syamsudin Noor

Baca juga: Arab Saudi Buka Pintu Umrah, Sekretaris Asita Kasel Tunggu Regulasi Vaksin

Berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021, Menlu Retno menginformasikan bahwa komite khusus di kerajaan Arab Saudi sedang bekerja guna meminimalisasi segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jemaah umrah Indonesia untuk melakukan ibadah tersebut.

"Kedutaan sudah menerima informasi dari pihak yang berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal peraturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia," ujar Retno dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (9/10/2021).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Rabu (12/8/2020).
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Rabu (12/8/2020). (Kemlu RI)

Ketentuan karantina

Dalam nota diplomatik Kedutaan Arab Saudi, terdapat pembahasan mengenai prosedur serta persyaratan kesehatan untuk mengikuti umrah saat ini sudah mencapai tahap akhir.

Retno mengatakan, pemerintah Arab Saudi akan mempertimbangkan ketentuan karantina jemaah umrah selama 5 hari, bagi yang tidak memenuhi standar kesehatan yang sudah ditetapkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved