Breaking News:

Berita Tanahlaut

Tersandung Kasus Sabu, Satu Anggota Polres Tanahlaut Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Di lingkungan Polres Tanahlaut, satu orang anggota diberhentikan secara tidak hormat karena tersandung kasus sabu

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
HUMAS POLRES TALA
Beberapa anggota Polres Tala menerima penghargaan dari Kapolres atas kinerja yang tinggi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepolisian Republik Indonesia tak mentoleransi anggota yang tersandung kasus narkoba.

Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) menanti bagi yang berhubungan dengan barang 'haram' itu.

Di lingkungan Polres Tanahlaut (Tala), satu orang anggota diberhentikan secara tidak hormat, Senin (11/10/2021) pagi, pada upacara PTDH yang dipimpin Kaplres AKBP Rofikoh Yunianto di halaman belakang mapolres setempat.

Anggota yang diberhentikan secara tidak hormat tersebut yakni DDC.

Polisi kelahiran 1978 ini berpangkat ajun inspektur dua (aipda).

Baca juga: Dua Kecamatan di Kabupaten Tanahlaut Kembali Terpapar Covid-19, Sisa Pasien Dirawat Cuma 12 Orang

Baca juga: Tiap Kegiatan Manunggal, Kadinkes Tala Tegaskan Selalu Lakukan Khitan Gratis

DDC saat ini masih menjalani hukuman di lembaga prmasyarakatan sehingga tidak hadir pada upacara PTDH.

Prosesinya, simbolis kehadiran DDC diwakili foto yang bersangkutan.

Foto berbingkai hitam itu dipegang oleh satu anggota provost diapit dua anggota provost lainnya yang berbaris maju di depan Kapolres.

Pemberhentian itu merujuk Keputusan Kapolda Kalsel Nomor Kep/240/VIII/2021 tanggal 26 Agustus 2021 tentang pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Yang bersangkutan melanggar pasal 12 ayat (1) huruf a dan pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2008 tentang pemberhentian anggota Polri junto pasal 7 ayat 1 huruf b Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved