Breaking News:

Piala Dunia 2022

Usai di Qatar 2022 Jadi Piala Dunia Terakhir Bagi Neymar, Tubuh & Pikirannya Terbebani

Bintang Timnas Brasil, Neymar telah mengakui bahwa Piala Dunia tahun depan di Qatar kemungkinan akan menjadi yang terakhir.

Editor: Khairil Rahim
JOHANNES EISELE/AFP
Neymar merayakan gol Brasil ke gawang Jerman pada final cabang sepak bola putra Olimpiade Rio 2016, Sabtu (20/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bintang Timnas Brasil, Neymar telah mengakui bahwa Piala Dunia tahun depan di Qatar kemungkinan akan menjadi yang terakhir.

Hal itu di katakan Neymar karena ketegangan permainan telah membebani tubuh dan pikirannya.

Bintang PSG itu mempelopori upaya Brasil untuk memenangkan Piala Dunia keenam mereka di turnamen 2014 di kandang dan di Rusia empat tahun kemudian.

Tetapi dengan sedikit lebih dari satu tahun sebelum kompetisi berikutnya dimulai, Neymar telah mengumumkan bahwa dia mengharapkan turnamen musim dingin mendatang menjadi penampilan terakhirnya di panggung terbesar sepak bola.

Baca juga: LINK Streaming TV Online Taiwan vs Timnas Indonesia Playoff Kualifikasi Piala Asia Live Indosiar

Baca juga: Hasil Kolombia vs Brasil di Kualifikasi Piala Dunia, Rekor 100 Persen Menang Selecao Terhenti

Neymar telah memenangkan 18 trofi utama gabungan dengan Barcelona dan PSG tetapi kesuksesannya di klub belum diterjemahkan ke panggung internasional.

Selain medali emas Olimpiade yang diraihnya pada pertandingan 2016, satu-satunya trofi Neymar bersama tim nasional datang pada 2013 ketika Brasil mengangkat Piala Konfederasi.

Pemain Brasil itu akan berusia 34 tahun pada saat kompetisi terbesar di dunia melintasi Atlantik untuk pertama kalinya sejak 1994, dengan AS, Kanada, dan Meksiko akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Berbicara dalam film dokumenter baru eksklusif DAZN, Neymar & The Line Of Kings, bintang Paris Saint-Germain itu mengatakan, "Saya pikir ini Piala Dunia terakhir saya," katanya dikutip dari Eurosports.

"Saya melihatnya sebagai yang terakhir karena saya tidak tahu apakah saya memiliki kekuatan pikiran untuk berurusan dengan sepak bola lagi.

Neymar melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan Brasil vs Venezuela di Copa America 2021 di Stadion Nasional Mane Garrincha, Senin (14/6/2021) dini hari WIB.
Neymar melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan Brasil vs Venezuela di Copa America 2021 di Stadion Nasional Mane Garrincha, Senin (14/6/2021) dini hari WIB. (AFP/NELSON ALMEIDA)

"Jadi saya akan melakukan segalanya untuk tampil baik, melakukan segalanya untuk menang dengan negara saya, untuk mewujudkan impian terbesar saya sejak saya masih kecil. Dan saya harap saya bisa melakukannya."
Rekor 100 persen kemenangan Brasil di kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia 2022 di hentikan Kolpmbia.

Kolombia menahan imbang Brasil 0-0 dalam pertandingan Senin dinihari tadi mengakhiri sembilan pertandingan kemenangan Brasil.

Kedua tim memainkan permainan terbuka di panas Karibia tetapi tidak banyak menciptakan peluang mulut gawang, terutama di jam pertama yang terhambat.

Bintang Argentina Lionel Messi berjabat tangan dengan bintang Brazil Neymar. Keduanya akan kembali saling berhadapan dalam final Copa America 2021 yang mempertemukan Brazil vs Argentina Minggu (11/7) pagi WIB
Bintang Argentina Lionel Messi berjabat tangan dengan bintang Brazil Neymar. Keduanya akan kembali saling berhadapan dalam final Copa America 2021 yang mempertemukan Brazil vs Argentina Minggu (11/7) pagi WIB (Instagram @cbf_futebol)

Pertandingan menjadi hidup di setengah jam terakhir saat kedua tim berusaha untuk mencetak gol kemenangan, tetapi kedua kiper melakukan penyelamatan yang sangat baik dari upaya jarak jauh untuk menjaga permainan tetap tanpa gol.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia, Tanpa Neymar Brasil Nyaris Kalah & Balikan Skor 3-1 vs Venezuela

Hasil itu membuat Brasil berada di puncak grup berisi 10 tim dengan 28 poin, unggul sembilan poin dari Argentina, yang akan menghadapi Uruguay pada Minggu malam. Kolombia berada di urutan kelima dengan 15 poin.

Empat tim teratas lolos otomatis ke Qatar dan tim peringkat kelima masuk ke playoff antar-regional.

Brasil masih belum terkalahkan setelah 10 kualifikasi tetapi umpan pendek mereka di dalam dan di sekitar kotak bertemu dengan pertahanan Kolombia yang tegas, terutama di babak pertama di depan penonton yang bersemangat di Barranquilla.

Setelah 45 menit pertama yang lancar, permainan menjadi hidup saat babak kedua berlanjut.

Pemain Brasil Alisson lebih sibuk dari dua penjaga, menggagalkan upaya jarak jauh dari Mateus Uribe dan Juan Fernando Quintero.

Bek timnas Brasil, Joao Miranda, merayakan gol yang ia cetak ke gawang kiper Argentina, Sergio Romero, saat kedua tim bertemu di partai persahabatan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, pada 16 Oktober 2018. (AFP)

Sementara di ujung lain, pemain pengganti Antony dan Raphinha menghembuskan nafas ke dalam serangan Brasil dan memaksa penyelamatan penting dari David Ospina.

(banjarmasinpost.co.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved