Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pemilihan Putri Batik Indonesia 2021, Kemampuan Public Speaking Empat Wakil Kalsel Dimantangkan

Sebelum berlaga di ajang Pemilihan Putri Remaja dan Cilik serta Putri Remaja dan Cilik Batik Indonesia, empat wakil Kalsel terus digodok.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
Herma untuk banjarmasinpost.co.id
Putri Remaja dan Cilik serta Putri Batik Remaja dan Cilik Kalsel mengikuti kegiatan perbekalan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebelum berlaga di ajang Pemilihan Putri Remaja dan Cilik serta Putri Remaja dan Cilik Batik Indonesia, empat wakil Kalsel terus digodok mematangkan kemampuan diri.

Keempatnya yakni Shafa Nur Annisa dan Ilona Maharani Zulham di pemilihan Putri Cilik dan Remaja serta Kanza Nahda Rafanda dan Nabila Rizky di Pemilihan Putri Batik Indonesia 2021 akan bertarung di Jakarta 4-7 November 2021.

Menurut Herma Aryana, selaku Regional Director (RD) Putri Remaja dan Putri Cilik Indonesia dari Herme’s Official Kalsel, Selasa ((12/10/2021), pembekalan pertama menjelang keberangkatan ke tingkat nasional dilakukan minggu tadi.

"Putri Remaja dan Cilik serta Putri Batik Remaja dan cilik perwakilan Kalsel mendapat pelatihan public speaking langsung dari public speaker Aditya dan personal branding," paparnya.

Baca juga: Tour de Loksado 2021, Sebanyak 250 Peserta Tempuh Jarak 150 Km, Start di Kiram Park Kabupaten Banjar

Baca juga: Menpan RB Tjahjo Kumolo : Tak Ada Penerimaan CPNS di Tahun 2022, Simak Pula Nasib PPPK

Baca juga: Pintu Umrah 2021 Dibuka untuk Indonesia, Biaya Umrah Naik 30 Persen

Selanjut, lanjut dia, ada kelas kedua dengan materi catwwlk dan pageant atau ajang pendutaan dari Herma sendiri.

"Untuk public speaking durasi waktunya 90 menit dan latihan catwalk 30 menit," jelas mantan Galuh Banjarmasin ini.

Untuk pembekalan, jelas dia, akan rutin diberikan kepada para putri perwakilan Kalsel setiap minggu, minimal satu kali pertemuan hingga menjelang keberangkatan.

Menurut Herma, yang masih perlu dibenahi adalah public speaking, karena nantinya disana akan ada banyak penilaian berdasarkan speech, presentasi, debat dan pemaparan.

"Makanya kami asah lagi public speaking dan penguasaan materi speech nya supaya tidak terbiasa teks book. Jadi, kalau ada pertanyaan d luar jalur, masih bisa menjawab dengan diplomatis," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved