Breaking News:

Berita Kotabaru

Pengendara Keluhkan Jalan Licin, Dishub dan Satpol Tangani Eks Aktivitas Pengangkutan Tanah

Jalan Raya Stagen Km8 Sungaiparing Kotabaru yang licin saat hujan karena ceceran tanah angkutan galian C, menggancam keselamatan pengenda motor.

Penulis: Herliansyah | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kondisi jalan licin akibat ceceran material tanah kegiatan pengangkutan dari aktivitas galian C di Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jalan Raya Stagen Km8 Sungaiparing Kotabaru yang licin saat hujan karena ceceran tanah angkutan galian C, menggancam keselamatan pengenda motor.

Pengendara sepeda motor saat melintas di jalan Raya Stagen Km8 Sungaiparing, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara sempat kecelakaan terjatuh, Senin (11/10/2021).

Gara-garanya karena tanah liat bekas cecerang angkutan galian tanah yang mengotori badan jalan sepanjang lebih kurang 200 meter itu.

Pengendara lainnya, Hidayat mengaku ceceran tanah angkutan galian yang mengotori badan jalan sangat rawan mengakibatkan kecelakaan. Terlebih saat kondisi jalan basah diguyur hujan, badan jalan bertanah jadi sangat licin.

Baca juga: Tour de Loksado 2021, Sebanyak 250 Peserta Tempuh Jarak 150 Km, Start di Kiram Park Kabupaten Banjar

Baca juga: 1.524 Bidang Tanah Aset Pemkab Tapin Belum Bersertifikat, BPN Tapin Inisiatif Lakukan Ini

Baca juga: Pintu Umrah 2021 Dibuka untuk Indonesia, Biaya Umrah Naik 30 Persen

Menurut Hidayat, yang juga seorang warga Kecamatan Pulaulaut Utara ini, mengatakan penyebab badan jalan licin karena adanya aktivitas galian C dan pengangkutan tanah untuk pengurukan lahan kosong tidak jauh dari titik pengambilan tanah.

"Harusnya jalan disiram. Dibersihkan tanah-tanah menempel di badan jalan. Kasihan pengendara roda dua, rawan kecelakaan. Ketika mengerem mendadak ban bisa slip," katanya.

Apabila tanah tidak dibersihkan, saat hujun badan jalan licin. Ketika cuaca panas berdebu. "Harapan ku jalan dibersihkan dari tanah-tanah masih menempel," imbuhnya.

Pantauan banjarmasinpost.co.id di lapangan, Selasa (12/10/2021) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, tidak terlihat aktivitas dan mobil mengangkut tanah biasa bolak balik di lokasi tersebut.

Informasi berhasil dihimpun di lapangan tidak adanya aktivitas, setelah adanya insiden pengendara hampir mengalami kecelakaan. Petugas dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP langsung mendatangi lokasi kegiatan pengerukan tanah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru Sugianor kepada wartawan mengatakan, reaksi diambil anggotanya bersama-sama personel Satpol PP, setelah melihat banyak tanah berserakan di badan jalan.

"Ada pengendara yang jatuh karena kondisi jalan licin," ujar Sugian kemarin.

Selain itu, ia mengimbau penanggung jawab kegiatan tetap memperhatikan keamanan, kenyaman dan keselamatan pengendara yang melintas di sana.

"Ketertiban, keamanan, kelancaran dan keselamatan dalam wilayah Kotabaru menjadi prioritas kami," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved