Breaking News:

Berita HSU

Seorang Pekerja Tewas di Proyek Pembangunan Siring Amuntai, Polres HSU Mintai Keterangan  5 Saksi

Polres HSU memanggil sedikitnya 5 saksi dalam insiden tewasnya seorang pekerja pada pembangunan proyek siring Amuntai

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co,id/reni kurniawati
Seorang Pekerja Tewas di Proyek Pembangunan Siring Amuntai, Polres HSU Mintai Keterangan  5 Orang Saksi, Selasa (12/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Insiden tewasnya seorang pekerja pada insiden kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi pembangunan Siring kelurahan paliwara kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) langsung ditangani oleh Polres HSU.

Selain memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa ke RSUD pambalah Batung, pihak Polres Hsu juga melakukan pendalaman terhadap kecelakaan kerja tersebut dengan meminta keterangan saksi saat terjadi insiden tersebut.

Saat ini, setidaknya Ada 5 orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh Polres HSU.

Polisi juga memasang garis polisi di tempat kejadian perkara  sebanyak 3 titik yaitu di bagian pinggir jalan, di dekat mesin katrol dan juga di di tempat beberapa peralatan yang digunakan oleh para pekerja.

Baca juga: Kecelakaan Kerja di Kalsel : Tertimpa Batang Kelapa, Pekerja Pembangunan Siring Amuntai Meninggal

Baca juga: Tewas Kecelakaan Kerja di Siring Amuntai, Korban Ternyata Warga Sungai Tabuk Banjar

Ilhamsyah Nor warga sekitar dan Ketua LPM Kelurahan Paliwara mengatakan beberapa hari terakhir sudah dilakukan penanaman pasak seperti besi bulat panjang ke dalam tanah menggunakan bantuan katrol.

Pada pekerjaan proyek tersebut, pekerja dibagi beberapa kelompok  setidaknya ada tiga titik menggunakan 3 buah katrol.

Lokasi terjadi kecelakaan kerja ini merupakan kelompok yang letaknya paling depan atau dekat dengan jembatan paliwara.

Baca juga: Video Pekerja Pembangunan Siring Amuntai Kalsel Tewas Tertimpa Batang Kelapa

"Mereka bekerja beberapa kelompok dan satu kelompok sekitar 5 orang pada pagi hari tadi melakukan persiapan untuk penanaman pasak besi ke dalam tanah dan pengerjaan ini sudah dilakukan beberapa hari lalu," ujarnya. 

Ilham mengatakan biasanya dirinya juga melihat beberapa pekerja yang tengah melakukan pengerjaan diiringi menggunakan alat pelindung diri berupa helm namun pada saat kejadian dirinya tidak mengetahui apakah korban menggunakan helm atau tidak karena biasanya juga helm bisa dilepas oleh para pekerja. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved