Breaking News:

Berita Banjarmasin

Warga Keluhkan Jembatan Darurat Pasca Dibongkarnya Jembatan Komplek Pandu Banjarmasin

Warga di Komplek Pandu Banjarmaasin mengeluhkan jembatan darurat pasca dibongkarnya jembatan Komplek Pandu Banjarmasin

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Seorang pedagang sedang melintasi jembatan darurat di depan Kantor Kimal Banjarmasin, Selasa (12/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jembatan yang menjadi akses utama warga di Komplek Pandu Jalan A Yani Banjarmasin, mulai dilakukan pembongkaran sejak Minggu (10/10/2021).

Dibongkarnya jembatan ini masih terkait dengan program normalisasi sungai di kanal A Yani oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Jembatan ini menjadi target dilakukan pembongkaran karena sangat rendah, sehingga menghambat aliran air. Terlebih ketika debit air sedang tinggi atau pasang.

Namun proses pembongkaran jembatan ini dikeluhkan oleh warga yang ada di Komplek Pandu, khususnya terkait dengan jembatan darurat.

Baca juga: Nyeberang Pakai Rakit Bambu, Warga Mentewe Tanbu Berharap Jembatan Darurat Segera Dibangun

Baca juga: Jalan Putus Akibat Banjir, Jembatan Darurat Dibangun di Desa Lasung Kabupaten Tanbu

Ketua RT 16, Siti Rogayah menerangkan warga menuntut dibuatkan jembatan penyeberangan sementara selama jembatan utama dibongkar.

"Karena disini ada pasar, dan juga banyak warga yang mau ke Masjid Baiturrahim (di seberang Komplek Pandu)," katanya.

Siti Rogayah pun menyayangkan petugas terlambat membangunkan akses jembatan sementara untuk warga tersebut.

Pasalnya pembongkaran jembatan dilakukan pada Minggu pagi, namun pada keesokan harinya Senin (11/10/2021) sore baru dibuatkan jembatan darurat yang terletak di depan kantor Permukiman TNI AL (Kimal) Banjarmasin.

"Dari awal kita sudah mewanti-wanti agar dibuatkan jembatan penyebrangan, tetapi baru keesokan harinya dibuatkan. Sempat dua kali subuh, warga tidak bisa keluar atau ke masjid," kata Rogayah.

Setelah jembatan penyeberangan dibangunkan, Rogayah menerangkan keluhan berikutnya pun muncul karena jembatan yang dibuatkan tersebut terlalu sempit.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved