Breaking News:

Kampusiana

Dilantik Menteri Agama RI, Prof Mujiburrahman Kembali Jabat Rektor UIN Antasari Banjarmasin

Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA kembali menjabat Rektor UIN Antasari Banjarmasin, periode 2021-2025

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
istimewa
Prof Dr H Mujiburrahman, MA kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin periode 2021-2025. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali melantik pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon II dan pimpinan PTKN di lingkungan Kementerian Agama.

Satu di antaranya yakni Rektor UIN Antasari Banjarmasin, periode 2021-2025, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA.

Hadir sebagai saksi dalam penandatanganan berita acara, Sekjen Kemenag Nizar dan Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani. Tampak hadir juga, para pejabat eselon I, Penasihat DWP Kemenag Eny Retno Yaqut, serta para Staf Ahli dan Staf Khusus Menag.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta. Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Peringati HUT ke-56 FTK UIN Antasari Banjarmasin, Dema Fakultas Gelar Panggung Tarbiyah

Baca juga: Gandeng Malaysia dan PNU Thailand, UIN Antasari Banjarmasin Adakan Konferensi Internasional Virtual

Menag berpesan, pejabat yang dilantik adalah wajah Kementerian Agama yang mewadahi urusan seluruh umat beragama, dalam relasi negara dan agama di negara Pancasila.

Kementerian Agama tidak boleh absen dalam memberikan bimbingan, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada umat beragama sesuai amanat konstitusi.

"Saya menaruh harapan besar kepada saudara-saudara agar selalu menjaga marwah dan kehormatan Kementerian Agama serta menjaga integritas dalam melayani umat," ujar Menag.

"Tugas Kementrian Agama dulu, sekarang, dan masa datang adalah tugas mulia sebagaimana kemuliaan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dalam rumusan dasar falsafah negara kita," tambahnya.

Lanjut Menag mengatakan jabatan bukan hadiah dan bukan sesuatu yang patut dibanggakan, tetapi amanah dari Tuhan dan negara. 

Karena itu, lanjut Menag, gunakanlah jabatan yang hari ini diamanahkan kepada saudara-saudara sebagai sarana pengabdian untuk keluhuran agama, negara dan bangsa.

Baca juga: Ikuti Wisuda Pascasarjana ke- 41 UIN Antasari Banjarmasin, Difabel Ini Raih Gelar Doktor

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved