Breaking News:

Berita Tapin

Direncanakan Digelar Oktober, PTM di Tapin Terancam Ditunda, Ini Penyebabnya

Pelaksanaan PTM di Kabupaten Tapin yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada Oktober ini terancam di tunda

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 1 Hatungun, Tapin pada (20/5/2021) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Tapin yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada Oktober ini terancam di tunda, Rabu, (13/10/2021).

Informasi dihimpun Banjarmasinpost.co.id hal ini diakibatkan, karena hingga saat ini siswa di Kabupaten Tapin belum semua divaksinasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Irnawati mengatakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat TK, SD dan SMP di Kabupaten Tapin tergantung capaian vaksinasi, pengajuan dari pihak sekolah dan izin pimpinan daerah.

"Kita sudah berkoordinasi dengan bupati, saran beliau harus dipastikan dulu dewan guru sudah divaksin. Untuk TK dan SD gurunya divaksin semua, kemudian SMP guru dan siswa dipastikan divaksin semua," jelasnya. 

Baca juga: PTM di Tapin, 52 SD dan 18 SMP Hari Ini Resmi Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Minta PTM di Tapin Ada Kajian Mendalam, Ketua DPRD : Jangan Terburu-Buru

Irnawati mengatakan memang sudah ada instruksi Bupati Tapin terkait monitoring kesiapan sekolah tentang protokol kesehatan serta rencana penerapannya dari sekolah. 

"Senin atau Selasa depan kami akan evaluasi ke sekolah-sekolah, apakah sudah siap atau belum. Bila sudah siap kami akan koordinasi dan melaporkan ke bupati untuk keputusannya," jelasnya.

Ia mengatakan sejauh ini, memang ada 182 sekolah tingkat TK dan 178 SD sudah menyatakan siap untuk PTM karena sebanyak 711 guru TK dan 1.872 guru SD diperkirakan capaian vaksinasi sudah mencapai angka 100 persen. 

"Untuk tingkat SMP, realisasi pelaksanaan PTM masih butuh waktu karena dari 26 sekolah, baru 14 yang mengajukan, ditambah masih ada 2.515 dari 3.796 siswa yang belum divaksin," jelasnya.

Baca juga: PTM SD/SMP Berlanjut, Disdik Banjarmasin Belum Dapati Laporan Kasus Covid-19 di Sekolah

Ia mengatakan dari 14 sekolah yang telah mengajukan PTM, Sebanyak 295 total guru sudah divaksin dan tersisa delapan guru yang belum divaksin karena memiliki penyakit bawaan. 

"Terkait hal ini, akan segera kita koordinasikan dengan dinas kesehatan agar secepatnya mendapat vaksin," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved