Breaking News:

Bumi Tuntung Pandang

Belasan Sekolah di Kabupaten Tanah Laut Masuk Nominasi Sekolah Sehat, Begini Komitmennya

Penilaian utama pada lomba sekolah sehat yakni seberapa besar kesiapan sekolah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa pandemi Covid-19.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
Diskominfo Tala
SUASANA penilaian secara virtual lomba sekolah sehat bertempat di aula SMPN Pelaihari, Rabu (13_10). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Berkepanjangannya pandemi corona virus diseases (Covid-19) yang masih berlangsung hingga kini mengharuskan dunia pendidikan terutama sekolah melaksanakan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Hal itu pula yang mendasari adanya program perlombaan sekolah sehat tingkat provinsi yang dinilai secara virtual.
Beberapa sekolah perwakilan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) saat ini pun memasuki tahap penilaian oleh tim juri dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Penilaian tersbeut dilakukan secara virtual di Aula SMP Negeri 1 Pelaihari, Rabu (13/10/2021) kemarin.

Tercatat sebelas sekolah yang menjadi perwakilan Tala meliputi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama atau sederajat.

Sekolah tersebut merupakan binaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala, Kementerian Agama (Kemenag) Tala, serta Puskesmas yang ada di Tala.

Penilaian utama pada lomba sekolah sehat tersebut yakni seberapa besar kesiapan sekolah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa pandemi Covid-19.

Selain itu penilaian juga mengarah pada penilaian Unit Kesehatan Siswa (UKS) yang mengacu pada pelayanan yang diberikan UKS dan juga kesehatan lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tala Yuliansyah mengharapkan sekolah-sekolah di Tala bisa menerapkan Trias (pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat) UKS yang sebenarnya wajib dilaksanakan di tiap sekolah.

"UKS di sekolah wajib melakukan inovasi-inovasi terkait dengan Trias UKS, baik dari segi pelayanan kesehatan, dan dari segi perilaku siswanya," ujar Yuliansyah.

Ia mengatakan guna mewujudkan sekolah sehat juga perlu adanya pengelolaan sampah yang baik.

Termasuk penanaman apotek hidup di lingkungan sekolah, agar selain siswa mendapatkan pembelajaran akademis tapi juga mendapatkan pembelajaran mengenai kesehatan.

Sementara itu Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 1 Pelaihari Jaka Sarjana menuturkan sekolah yang dibinanya saat mengikuti lomba sekolah sehat saat ini tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan.

Ia menegaskan telah berkomitmen ada tidaknya perlombaan, pihaknya tetap ingin memajukan kegiatan pembelajaran maupun kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah.

Namun adanya lomba bisa makin memacu semangat. (AOL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved