Breaking News:

Berita Tanahlaut

Box Truk Skylift Pemkab Tala Jatuh Saat Perbaikan PJU, Satu Pekerja Alami Patah Tangan dan Kaki

Kecelakaan kerja mendera dua orang PTT DPRKPLH Tala. Keduanya terluka setelah boks truk skylift rusak lalu jatuh saat perbaikan PJU

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
FB Kai Wala
EVAKUASI - Suasana di lokasi laka kerja PTT DPRPKLH Tala, Kamis (14/10/2021) siang. Petugas medis melakukan evakuasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kecelakaan kerja mendera dua orang pegawai tidak tetap (PTT) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (14/11/2021).

Kedua PTT senior itu terjatuh dari boks truk skylift saat memperbaiki lampu penerangan jalan umum di kawasan Jalan Hadji Boejasin di seberang eks RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari. Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.

Salah satu dari mereka mengalami patah paha dan tangan kiri, sedangkan satunya lagi luka ringan yakni robek di dahi dan kaki kiri. Pascakejadian, keduanya langsung dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin untuk mendapatkan penanganan medis.

"Yang mengalami patah pada paha dan tangan kiri si Anto, kalau yang robek di dahi Hujaifah atau Ijai. Hasil pemeriksaan dan penanganan medis, si Anto disarankan dibawa ke RS ke Banjarmasin," papar  papar Kepala DPRKPLH Tala Ismail Fahmi.

Baca juga: Begini Penjelasan Dinas PUPR Banjarmasin, Terkait Insiden Kecelakaan Kerja Pembangunan Jembatan HKSN

Baca juga: Tewas Kecelakaan Kerja di Siring Amuntai, Korban Ternyata Warga Sungai Tabuk Banjar

Namun, lanjutnya, pihak keluarga masih berunding untuk menentukan penanganan terbaik.

"Kalau si Ijai langsung dijahit luka robek di dahinya dan langsung pulang," tandasnya.

Fahmi menerangkan penyebab kecelakaan kerja tersebut disebabkan kerusakan pada bagian penyangga boks tempat pekerja berdiri.

"Maklum usia truk skylift-nya sudah tua, sudah sepuluh tahunan, bawaan sejak masih berada di Dinas PU," sebutnya.

Akibatnya boks jatuh bersama kedua pekerja. "Itu kan bagian bawah ada saluran drainase konstruksi semen, keras juga. Itulah yang menyebabkan salah satu pekerja sampai patah tangan dan kaki kirinya," tandasnya.

Pihaknya langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan. Termasuk untuk pengobatan terhadap Anto di RS di Banjarmasin menggunakan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Kecelakaan Kerja di Kalsel : Tertimpa Batang Kelapa, Pekerja Pembangunan Siring Amuntai Meninggal

Namun belum bisa langsung dibawa ke RS di Banjarmasin karena pihak keluarga Anto masih berembug untuk langkah terbaik. Di antaranta ada yang ingin mengobatkan secara tradisional. 

"Kami menunggu keputusan keluarga bagaimana baiknya. Kami sudah menyarankan ke RS yang nangani BPJS ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," timpal Kabid Tata Kota Gt Erzandi.

(banjarmasinpost.co.id/idd royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved