Breaking News:

Berita Banjarmasin

Empat Kabupaten di Kalsel Lunasi Tunggakan Insentif Nakes

Kabupaten Balangan, Tanahlaut, Tanahbumbu, dan Kotabaru sudah melunasi tunggakan pembayaran insentif nakes

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
BPKP Kalsel di Banjarbaru mencatat kini baru empat Kabupaten Kalsel yang telah melunasi pembayaran insentif nakes. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski sempat membantah tak ada tunggakan, Pemko Banjarmasin nyatanya masih memiliki tunggakan insentif nakes sebesar Rp 2,4 miliar berdasarkan data BPKP Kalsel.

Data Dinkes Kota Banjarmasin dan Bakeuda Banjarmasin yang berbeda menurut Kepala BPKP Kalsel, Rudy M Harahap perlu rekonsiliasi data bersama. 

"Info dari Dinkes terbaru kan tidak ada sisa yang belum terbayar, info Bakeuda masih ada yang sekitar Rp 2 M itu," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id Kamis (14/10/2021).

Menarik dalam data BPKP per 14 Oktober ini, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang pada data sebelumnya terdata sudah lunas pada data 9 Oktober, kini tertunggak Rp 3,5 miliar.

Baca juga: Dua Bulan Belum Dibayarkan, Insentif Nakes di Balangan Bakal Segera Dibayarkan 

Baca juga: Tunggakan Insentif Nakes di Banjarmasin Mencapai Rp 2,4 Miliar

Begitu juga dengan Tabalong yang sebelumnya disebut lunas, kini justru terhutang Rp 1,1 miliar.

Sementara Kabupaten Balangan, Tanahlaut, Tanahbumbu, dan Kotabaru sudah melunasi tunggakannya, menyusul Tapin dan Banjar.

Sisanya Kabupaten HSS, HST, HSU, Tabalong, Barito Kuala, Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Provinsi Kalimantan Selatan masih memiliki tunggakan dengan total Rp 29,1 miliar.

Sedangkan Pemprov Kalsel yang sebelumnya tertunggak Rp 6 miliar kini menyisakan tunggakan Rp 1,8 miliar. Termasuk Barito Kuala yang sebelumnya terhutang Rp 800 juta kini naik menjadi Rp 900 juta.

Rudy menambahkan, data yang disampaikan kemarin adalah data per 9 Oktober. Sementara data sekarang adalah data pada 14 Oktober.

"Bisa jadi per 9 Oktober sudah ada yang dibayar, tapi mereka tidak saling koordinasi, jadi terlaporkan belum dibayar," ujarnya.

Menarik juga Kota Banjarbaru dan Kabupaten HSU masih belum juga membayarkan insentif nakes. Padahal Kota Banjarbaru memiliki hutang Rp 15,2 miliar. 

Terkait daerah yang belum juga membayar, jelas Rudy pihaknya mendapatkan informasi jika saat ini Pemda tersebut sedang memproses pembayaran. 

"Kami akan terus monitor week by week," ujarnya.

Baca juga: Imbas Covid-19 Turun, Ruang Isolasi Terpusat di HSU Sudah Dua Pekan Kosong, Nakes Tetap Berjaga

Berdasarkan data BPKP Kalsel, daerah yang masih tertunggak yakni 
1. Kota Banjarbaru Rp 15,2 miliar
2. HSS Rp 3,5 miliar
3. HST Rp 2,8 miliar
4. Banjarmasin Rp 2,4 miliar
5. Pemprov Kalsel Rp 1,8 miliar
6. HSU Rp 1,2 miliar
7. Tabalong Rp 1,1 miliar
8. Barito Kuala Rp 945 juta.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved