Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Kabur ke Kalsel, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Polisi Gabungan

tersangka SG mengakui perbuatannya telah menyetubuhi anak perempuan di bawah umur sebanyak lima kali di waktu yang berbeda

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Tim Resmob Macan Kalsel
Tersangka pelaku persetubuhan dengan korban anak di bawah umur diamankan Polisi Gabungan di Kabupaten Banjar, Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Niat pria berinisial SG (38) tersangka pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur untuk mengaburkan jejak dengan melarikan diri dari Kaltim dan bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Banjar, Kalsel tak berhasil.

SG diringkus Polisi gabungan yaitu Tim Resmob Macan Kalsel Subdit 3 Jatanras Dit Reskrimum Polda Kalsel, Jatanras Polres Paser, Unit Reskrim Polsek Batu Sopang, Tim Tekap Polres Banjar dan Polsek Belimbing, Selasa (12/10/2021).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman melalui Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Andy Rahmansyah membenarkan penangkapan terhadap tersangka SG.

Penangkapan terhadap SG yang merupakan warga Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kaltim ini juga turut dibantu dengan sikap kooperatif dari manajemen perusahaan tempatnya SG bekerja di Kabupaten Banjar.

Baca juga: Pencabulan di Kalsel - Diduga Dicekoki Miras, Gadis 15 Tahun di Balangan Jadi Korban Asusila

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Setelah Dibikin Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli Tiga Pria di Tanahbumbu

"Alhamdulillah upaya penangkapan yang kita back up membuahkan hasil," kata AKBP Andy, Kamis (14/10/2021).

Dari hasil interogasi awal Polisi, tersangka SG mengakui perbuatannya telah menyetubuhi anak perempuan di bawah umur.

Informasi dihimpun, SG melakukan aksi bejatnya itu terhadap korban yang masih berusia 13 tahun sebanyak lima kali di waktu yang berbeda.

Mirisnya, korban yang disetubuhi oleh SG tak lain adalah keponakannya sendiri.

SG melancarkan aksinya tersebut di rumahnya saat kondisi sepi, saat korban dititipkan oleh orangtuanya di rumah SG.

Terjadi hingga lima kali sejak Bulan Februari Tahun 2021, SG mengancam akan menganiaya korban jika tak mau melayani nafsu bejatnya itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved