Breaking News:

Kriminalitas Banjarbaru

Mahasiswi Banjarbaru Lawan Aksi Jambret Handphone, Pipi Korban Kena Sabetan Sajam, Pelaku Dibekuk

Lawan residivis jambret, pipi kiri Tantri LM (18) seorang mahasiswi di Banjarbaru, kena sabetan senjata tajam jenis pisau.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Banjarbaru
Pelaku dan Penadah handphone mahasiswa korban jambret, Tantri akhirnya tertangkap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lawan residivis jambret, pipi kiri Tantri LM (18) seorang mahasiswi di Banjarbaru, kena sabetan senjata tajam jenis pisau.

Dipaparkan Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajuddin Noor, Keduanya terlibat tarik menarik yang berujung luka di pipi korban.

Kejadian tersebut terjadi di Gang Purnama 1, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Yang mana korban yang masih berstatus mahasiswa ini pulang ke kostnya seusai korban menemani temannya, Andi ke ATM BRI dekat Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan di Jalan A Yani Km 35, Loktabat, Banjarbaru.

Baca juga: BREAKING NEWS : Desa Bawahan Pasar Kabupaten Banjar Geger Pria Bersajam Ngamuk, 1 Tewas 2 Terluka

Baca juga: Nelayan Desa Muarakintap Tala Khawatir Ancaman Gelombang Besar, Satu Rumah Rusak Diterjang Ombak

Baca juga: KPK Masih Berada di Tabalong, Lanjutkan Pemeriksaan Kasus OTT HSU

 

"Sesampainya disana tidak dapat melakukan transaksi dikarenakan sedang gangguan. Lalu korban pulang ke kost," kata Tajuddin, Kamis (14/10/2021).

Saat menuju pulang tersebutlah korban dihampiri orang tidak dikenal yang menawarkan mengantar pulang menuju kostannya, tetapi yang bersangkutan menolak.

"Sekitar berjalan lima meter orang yang diketahui pelaku KA Alias Hairil (23) merampas handphone VIVO Y12i
korban serta melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam," ujarnya.

Dikarenakan hal tersebut, pelaku maupun korban terjatuh lalu terseret hingga satu meter korban juga mengalami kerugian sekitar Rp 1. 700.000.

Kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut langsung dilaporkan ke Polres Banjarbaru. Setelah dilakukan penyelidikan Unit Resmob Polres Banjarbaru dan Unit Buser Polsek Banjarbaru Timur serta di Back up Unit Resmob Polres Banjar menemukan informasi bahwa barang bukti dijual pelaku di Pengaron, Kabupaten Banjar.

"Kami langsung melakukan koordinasi dengan unit Resmob polres Banjar setelah itu team langsung meluncur ke daerah tempat dimana diduga pelaku menjual barang milik korban setelah berhasil mengamankan pelaku penadah, Hafiddinnor alias Hafid (38), warga Jalan Keramat, RT 2, RW 1, Mangkauk, Pengaron," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved