Breaking News:

Berita Batola

BPBAT Mandiangin Bantu Pokdakan Haruan Jelapat 10.000 Bibit Gabus, Ini Tujuannya

Kelompok budi daya ikan (Pokdakan) Haruan Jelapat mendapatkan bantuan benih ikan gabus sebanyak 10.000 ekor dari BPBAT Mandiangin

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Anggota Pokdakan Haruan Jelapat dan BPBAT Mandiangin saat pelepasan benih ikan gabus dikolam budidaya di Desa Jepalat Baru, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (15/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kelompok budi daya ikan (Pokdakan) Haruan Jelapat dibantu benih ikan gabus sebanyak 10.000 ekor dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin (BPBAT) Mandiangin. 

Bantuan bibit haruan ini guna mendukung usaha masyarakat setempat mengembangkan budidaya ikan yang memiliki potensi baik secara ekonomis. 

Disampaikan Ketua Pokdakan Haruan Jelapat, Zailani, kelompok yang ia pimpin awalnya pada 2016 hanya memiliki 16 buah kolam budidaya ikan gabus.

Namun dengan hasil yang cukup meningkat, kini kolam budidaya ikan gabus mereka dikembangkan menjadi 65 buah kolam, dengan dikelola 10 anggotanya. 

Baca juga: Kampung Haruan Pertama di Indonesia, Bupati Inginkan Katupat Kandangan Ikannya Gabus

Baca juga: BPBAT Mandiangin Budidaya Ribuan Ekor Ikan Gabus Haruan, Siapkan Indukan dan Teknologi Pembenihan

Baca juga: Haruan Pengaruhi Inflasi di Kalsel, BPAT Mandiangin Masih Terus Hasilkan Bibit Ikan Ini

"Dalam membudidayakan haruan ini kami tidak hanya melakukan pembenihan, namun juga melakukan pembesaran," terang Zailani. Jumat (15/10/2021). 

Ia pun menambahkan, untuk pakan ikan gabus cukup mudah. Yakni hanya menggunakan pakan alami dari ikan sepat dan ikan seluang yang dipotong-potong

Dengan adanya keberhasilan Pokdakan Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban tersebut, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin atau BPBAT Mandiangin memberikan dukungan berupa bantuan bibit benih. 

Program ini juga bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Dan perikanan Kabupaten Batola.

Kepala BPBAT Mandiangin, Andi Artha Dony Oktopura mengatakan, Bantuan sebanyak 10.000 benih ikan gabus diharapkan bisa menjadi stimulus bagi kelompok masyarakat dalam membudidayakan ikan gabus sebagai sumber pendapatan. 

Ia pun menilai, ikan gabus memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi di kalimantan selatan dimana konsumsinya sangat besar.

Baca juga: Menjanjikan, Ekspor Albumin Ikan Haruan dan Sarang Walet dari Kalsel

Namun saat ini jumlah ikan gabus terbatas yang mana selama ini masyarakat menggantungkan sumbernya dari alam saja. 

"Belakangan ini ikan gabus turut menjadi sumber inflasi yang ada di kalimantan selatan, dan karena itu bersinergi dengan instansi terkait berkontribusi untuk benih ikan gabus tidak lagi dari alam tapi dari budidaya ikan," pungkas Andi. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved