Breaking News:

Berita Batola

Gelar FGD, Binmas Polres Batola Bekali Pemuda Karang Taruna Marabahan Tangani Karhutla

Satbinmas Polres Batola gelar Focus Group Discussion (FGD) tentang penanganan Karhutla bersama Karang Taruna dan warga Desa Karya Maju Marabahan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Syaiful Akhyar
TB untuk banjarmasinpost.co.id
Karang Taruna dan warga Desa Karya Maju Marabahan Batola saat latihan penanganan kebakaran lahan, Jumat (15/10/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Satbinmas Polres Batola gelar Focus Group Discussion (FGD) tentang penanganan Karhutla bersama Karang Taruna dan warga Desa Karya Maju Marabahan, Jumat (15/10/2021).

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Agrowisata Talaran Setara, bekerja sama dengan UPT Damkar Batola sebagai narasumber sekaligus trainer.

Disampaikan Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasat Binmas, Iptu HM Sukarjan, materi FGD fokus pada cara pencegahan dan pemadaman kebakaran atau cara penanganan kebakaran lahan.

Dimana Batola sendiri merupakan daerah yang masih rentan terjadinya karhutla, terutama pada lahan gambut yang cukup mendominasi.

Baca juga: Malam Bakat Pemilihan Naga Banjar Tanahlaut Semarak, Begini Kemeriahannya

Baca juga: Atlet Kalsel Pulang Bawa Medali Perak, Kadispora Kalsel Sebut Ini Sejarah Bagi Kalsel

Baca juga: Tiga Atlet Kalsel Unjuk Kemampuan Bersaing di Ajang Triathlon Internasional di Lombok

"Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dengan adanya diskusi sekaligus pelatihan ini. Seperti cara pemadaman api, sosialisasi bahayanya karhutla hingga menyampaikan sanksi bagi pelaku yang sengaja melalukan pembakaran lahan," papar Sukarjan.

Karang Taruna dan warga Desa Karya Maju Marabahan Batola saat latihan penanganan kebakaran lahan, Jumat (15/10/2021)
Karang Taruna dan warga Desa Karya Maju Marabahan Batola saat latihan penanganan kebakaran lahan, Jumat (15/10/2021) (TB untuk banjarmasinpost.co.id)

Di samping itu, karena masih dalam situasi pandemi, ajang ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan
Masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Disampaikan Syaiful Asgar, narasumber dari UPT Damkar Batola, sebelum terjun melakukan simulasi pemadaman, peserta diberikan materi mengenai pengoperasian mesin pompa hingga langkah-langkah dasar dalam pemadaman kebakar.

"Dengan simulasi secara langsung, harapannya ini menjadi pengalaman penting sebagai modal dalam penanganan kebakaran atau karhutla nantinya," pungkas Syaiful.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved