Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pasien Covid-19 di Banjarmasin Sepi, Nakes Ikut Dikerahkan untuk Program Vaksinasi

Seiring sudah tidak ada pasien Covid-19 yang dirawa, Dinkes Banjarmasin pun akan mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) untuk program vaksinasi

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Petugas vaksinator di Puskesmas Cempaka Banjarmasin sedang mengambil vaksin Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Angka kasus Covid-19 di Banjarmasin terus mengalami pelandaian sejak lebih dari sepekan terakhir.

Hal ini ditandai juga dengan terus menurunnya pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit yang ada di Kota Seribu Sungai.

Misalnya saja di RSUD Sultan Suriansyah yang sempat merawat lebih dari 100 pasien, kini sudah tidak ada lagi merawat pasien Covid-19, karena sudah sembuh atau sudah pulang.

Seiring sudah tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin pun akan mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) yang ada untuk membantu program vaksinasi Covid-19.

Baca juga: STIKIP Paris Barantai Kotabaru Selenggarakan Vaksinasi Covid-19 Persiapan Perkuliahan Tatap Muka

Baca juga: Meninjau Vaksinasi di RS AU Lanud Syamsudin Noor, Pangkoopsau II Minta Percepatan Vaksinasi Pelajar

Hal ini pun disampaikan oleh Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi saat dihubungi banjarmasinpost.co.id, hari ini Jumat (15/10/2021).

"Ya, kami akan mengoptimalkan kegiatan vaksinasi. Mumpung pasien Covid-19 sudah menurun drastis," ujar Machli.

Hal ini lanjut Machli dilakukan, tidak lain untuk mempercepat capaian target vaksinasi di Banjarmasin yang selama ini sudah digaungkan.

Terlebih seperti diketahui Pemko Banjarmasin sudah menargetkan herd immunity di Banjarmasin bisa tercapai pada momentum Hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2021.

"Akan kita berdayakan dalam upaya menuju target herd immunity pada Hari Kesehatan Nasional," katanya.

Baca juga: 442 Mahasiswa, Dosen dan Masyarakat Ikuti Vaksinasi di STKIP PGRI Banjarmasin

Terpisah Direktur RSUD Sultan Suriansyah, dr Syaukani pun membenarkan bahwa hingga saat ini pasien Covid-19 masih kosong.

"Memang kemarin sempat ada dirawat satu pasien di ruang isolasi, tapi masih suspek dan setelah diperiksa hasil swab nya ternyata negatif," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved