Breaking News:

Berita Banjarbaru

116 Anak di Banjarbaru Terdata Menjadi Yatim Hingga Yatim Piatu, Jaminan Sekolah Belum Diketahui

Setidaknya ada sebanyak 116 anak di Kota Banjarbaru bernasib menjadi anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat terdampak Covid-19.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis
Ilustrasi anak-anak SD di Kalsel sedang belajar. Pandemi Covid-19 banyak membuat anak-anak kehilangan orangtuanya yang meninggal karena Covid-19 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setidaknya ada sebanyak 116 anak di Kota Banjarbaru bernasib menjadi anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat terdampak Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru, Rokhyat Riyadi.

"Berdasarkan data yang kami (Dinsos Kota Banjarbaru) miliki 116 orang dari lima kecamatan di Banjarbaru," kata Rokhyat.

Data ini telah disortir dari data Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang semula berjumlah 147 anak, yang mana terdapat usia lewat 18 tahun.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia Hari Ini: Tambah 997 Kasus Baru, 1.525 Pasien Sembuh

Baca juga: Jasad Akhirnya Ditemukan, Nelayan Desa Kerumputan Kotabaru Tenggelam di Perairan Tanjung Pelayar

Baca juga: Nama H Ibnu Sina Wali Kota Banjarmasin Masuk Bursa Pemilihan Ketua DPD Demokrat Kalsel

Dari 116 tersebut rinciannya, diantaranya di Kecamatan Banjarbaru Utara ada 31 anak
- Kelurahan Sungai Ulin ada enam piatu dan tujuh yatim
- Kelurahan Loktabat Utara ada dua piatu
- Kelurahan Komet dua anak yatim
- Kelurahan Mentaos enam piatu, lima yatim dan tiga yatim piatu

Sedangkan di Kecamatan Banjarbaru selatan ada 28 anak
- Kelurahan Kemuning ada tiga piatu dan empat yatim
- Kelurahan Sungai Besar ada dua piatu dan tujuh yatim
- Kelurahan Loktabat Selatan ada lima piatu, satu yatim dan satu yatim Piatu
- Kelurahan Guntung Paikat ada tiga piatu, satu yatim dan satu yatim piatu

Dari Kecamatan Cempaka ada 17 anak
- Kelurahan Sungai Tiung ada di satu anak yatim
- Kelurahan Cempaka ada dua piatu dan satu yatim piatu
- Kelurahan Bangkal ada satu piatu, lima yatim dan satu yatim piatu
- Kelurahan Palam ada tiga piatu dan tiga yatim

Sementara dari Kecamatan Landasan Ulin ada 29 anak yang terdiri dari piatu, yatim dan yatim piatu. Begitu juga di Kecamatan Liang Anggang ada 11 anak terdiri dari piatu dan yatim.

Anak yang belum sekolah, sambungnya, mendapatkan bantuan Rp300 ribu, sementara yang sekolah Rp 200 ribu.

Adapun jumlah bantuan untuk anak dibawah usia sekolah lebih banyak, menurutnya, dikarenakan kebutuhannya lebih banyak untuk pemenuhan gizinya.

"Untuk bantuan uang diberikan oleh Kementerian Sosial, sementara Pemerintah Kota lebih ke bantuan sembako dan lainnya," katanya.

Saat ditanya terkait kelanjutan untuk bantuan sekolah ?

"Kalau bantuan tersebut masih belum sampai kesana, baru bantuan yang sekarang dijalankan. Yang pasti, semua data anak-anak ini ada," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved