Breaking News:

HSU Mantap

Pemkab HSU Bersama Dinas Kehutanan Kalsel Lindungi Orangutan di Wilayah HSU

Dinas Kehutanan Kalsel bersama Pemkab HSU terus berupaya melindungi keberadaan orangutan di wilayahnya melalui berbagai upaya.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Syaiful Akhyar
Pemkab HSU
Wakil bupati HSU Husairi berkoordinasi untuk upaya melindungi orangutan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel bersama Pemkab HSU terus berupaya melindungi keberadaan orangutan di wilayahnya melalui berbagai upaya.

Diantaranya melalui sosialisasi perlindungan kawasan ekosistem esensial di Aula Beppelitbang HSU.

Hal Ini menindaklanjuti adanya temuan spesies satwa dilindungi orangutan Kalimantan di Desa Murung Panggang dan Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi mengatakan, perlunya dukungan semua pihak terlibat dari pemerintah, pihak swasta hingga masyarakat setempat dalam menjaga kawasan ekosistem esensial bagi satwa yang berada disana.

Wakil bupati HSU Husairi berkoordinasi untuk upaya melindungi orangutan
Wakil bupati HSU Husairi berkoordinasi untuk upaya melindungi orangutan (Pemkab HSU)

"Tentunya menjaga pengelolaan kawasan ekosistem esensial perlu adanya komitmen bersama semua pihak." ucap Husairi.

Sementara itu Husairi menambahkan, dengan adanya temuan orangutan di HSU menjadi langkah bagus, karena menurutnya berkaca dengan daerah lain kawasan ekosistem esensial tidak hanya sebagai tempat kawasan menjaga keseimbangan alam saja tetapi juga ada menfaat peningkatan ekonomi masyarakat.

"Dengan dilibatkan semua pihak termasuk masyarakat setempat, konsisten melestarikan lingkungan dengan baik, bisa menjadi tempat ekowisata." kata Husairi.

Terpisah, Supiani Kepala Seksi Konservasi SDA dan Ekosistem Dinas Kehutan provinsi Kalsel mengatakan, pihaknya kedepan akan membentuk forum kolaborasi untuk pengelolaan kawasan ekosistem esensial di HSU.

Diketahui, berdasarkan informasi didapat di masyarakat setempat, orangutan yang ada di Desa Kayakah dan Desa Murung Panggang tersebut sudah berada tinggal lama disana, namun belum terekspos.

Disisi lain adapun yang berpendapat orangutan yang berada di HSU itu migrasi dari orangutan di Kalimantan Tengah.

"Jadi ada 2 persepsi di masyarakat. Tetapi namun demikian karena kebaradaan orangutan itu nyata di HSU maka diperlukannya perlindungan orangutan tersebut dan habitatnya agar kedepannya satwa tersebut dengan aman." ungkap Supiani. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved