Breaking News:

Suka Duka Mondok di Pesantren

Mondok di Pesantren Darul Hijarh Putra Martapura, Rysal Belajar Mandiri dan Disiplin

Istilah santri memang merujuk pada murid yang menuntut ilmu agama di pesantren, hidup di pesantren banyak memberikan pengalaman bagi para santri.

Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
Dokumen Pribadi
Rysal, santri Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra, Cindai Alus, Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Menyebut kata santri ingatan kita pasti langsung tertuju pada pondok pesantren.

Istilah santri memang merujuk pada murid yang menuntut ilmu agama di pesantren.

Tentunya hidup di pesantren banyak memberikan pengalaman bagi para santri.

Pengalaman itu bisa sama dan bisa berbeda, sebab lain pondok lain pula kisahnya.

Meski demikian setidaknya adapula beberapa kesamaan pengalaman yang umum.

Pengalaman paling berkesan mungkin adalah ketatnya aturan di pondok yang mengharuskan para santri tertib dan disiplin.

Baca juga: Anang Kobra si Penakluk Asal Tamban Batola Mampu Endus Keberadaan Ular hingga Radius 50 Meter

Jika melakukan pelanggaran maka sudah ada sanksi yang menanti.

Aturan yang umum adalah jadwal harian santri.

Mulai Subuh hingga malam ada penjadwalan kegiatan di antaranya ibadah wajib dan sunah, baca dan menghapal Alquran, belajar di kelas, mengulang pelajaran, pemberlakuan bahasa Arab dan Inggris, ekstrakulikuler, makan, mandi, istirahat dan lainnya.

Semua aktivitas terjadwal waktunya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved