Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

VIDEO Kolam Budi Daya Benih Milik Warga Martapura Kabupaten Banjar Dipenuhi Ikan Puyau Mati

Pengeringan air irigasi mengakibatkan kolam benih ikan milik warga Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, banyak terisi ikan puyau yang mati.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelaku usaha budi daya benih ikan di kolam di kawasan saluran irigasi di Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terimbas pengeringan air irigasi. 

Salah satunya adalah M Tajuddin yang berhasil menyelamatkan sebagian ikannya. Termasuk, membuang ikan Puyau, ikan liar, di kolam miliknya.

Akibatnya. ikan puyau itu mati kekurangan oksigen. Air di kolam indukan menjadi hitam dan juga mengeluarkan aroma tak sedap. 

Pelaku usaha mikro kecil di kawasan Jalan Irigasi, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, ini tak menyangka air irigasi surut hingga sebatas telapak mata kaki orang dewasa.

Diketahui, jadwal pembasmian gulma di saluran irigasi tersebut hingga 15 November 2021.

Baca juga: Pedagang dan Pengunjung Pasar Bauntung Batuah Martapura Divaksinasi

Baca juga: Proyek Air Santri Dikerjakan, Warga Desa Murung Kenanga Berharap Ekonomi Berkembang

Pengeringan air irigasi itu diakui sudah rutin dilaksanakan. Dalam setahun bisa tiga kali dikeringkan. Kemudian jadwal itu diumumkan agar pelaku usaha bisa melakukan antisipasi. 

"Andaikan surutnya air irigasi setinggi lutut orang dewasa, saya dapat membersihkan kolam dari ikan puyau yang mati," kata Tajuddin, Senin (18/10/2021). 

Ia berharap pengerjaan perawatan irigasi Bendung Karangintan segera dilaksanakan, sehingga imbasnya tak berdampak besar bagi kalangan petani budi daya kolam ikan pembenihan.

Lain lagi, keluhan petani di Kecamatan Karangintan yang diungkap Warhamni, anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Banjar

Dikatakan, pemeliharaan dan perawatan irigasi Bendung Karangintan yang biasanya hanya empat hari, kini memakan waktu lama. "Informasinya, pengeringan irigasi selama setengah bulan," katanya. 

Warga cari ikan di saluran irigasi yang dikeringkan di kawasan Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/10/2021).
Warga cari ikan di saluran irigasi yang dikeringkan di kawasan Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/10/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved