Breaking News:

Berita Banjarmasin

Waspada Penipuan Berkedok Bantu Warga Mendapatkan Bansos di Banjarmasin

Penipu minta bayaran untuk bantu dapatkan bansos kepada warga di Kelurahan Pengambangan dan Pekapuran Raya, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EDI NUGROHO
Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga Kota Banjarmasin sepertinya harus waspada terhadap penipuan berkedok membantu untuk mendapatkan program bantuan dari pemerintah.

Pasalnya, aktivitas yang terindikasi penipuan dengan modus membantu warga dalam mendapatkan bansos ini sudah mulai muncul di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal ini pun dibeberkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Iwan Ristianto, Senin (18/10/2021), yang bahkan mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Iwan menceritakan kegiatan terindikasi penipuan ini berdasarkan laporan dari petugas lapangan khususnya Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan).

Menurutnya ada warga yang didatangi oleh orang atau oknum, dengan memberikan iming-iming didaftarkan masuk program Bansos.

Baca juga: Jalani Vaksin Dosis ke 2 di Lanal Banjarmasin, Warga Pesisir Merasa Lebih Percaya Diri

Baca juga: Direktorat Polairud Polda Selidiki Keberadaan Kapal Cantrang di Perairan Kalsel

Namun selain memberi iming-iming tersebut, warga yang didatangi diminta untuk membayar sejumlah Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

Dan berdasarkan informasi yang ada, oknum tersebut sudah beraksi di dua kelurahan, yakni Pengambangan dan Pekapuran Raya.

"Infonya orang yang sama, dan sepertinya sasarannya adalah warga yang belum mendapatkan bantuan, kemudian ditawari untuk didaftarkan namun diminta membayar," jelasnya.

Meskipun demikian, Iwan membeberkan juga bahwa sejauh ini belum ada laporan warga yang menjadi korban dari aksi oknum yang dimaksud.

"Sampai sekarang belum ada warga yang mau (jadi korban,red). Makanya kami menghimbau agar masyarakat jangan percaya, dan kalau memang merasa berhak mendapatkan bantuan silahkan melalui Ketua RT, dan itu pun tidak langsung serta merta dapat bantuan karena harus diverifikasi dan sebagainya. Dan yang penting juga tidak perlu bayar," jelasnya.

Baca juga: Jelang Peresmian Oleh Jokowi, Lalintas Jalur Batola-Banjarmasin di Jembatan Alalak Ditutup Sementara

Baca juga: Presiden Jokowi ke Tanbu Kalsel, Jalan Menuju Pabrik Biodiesel Ditambal

Ditambahkan oleh Iwan bahwa warga yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan, selain melalui Ketua RT juga akan diusulkan lagi melalui musyawarah kelurahan.

Disinggung mengenai langkah yang dilakukan oleh Dinsos Banjarmasin terkait dengan adanya aktivitas terindikasi penipuan tersebut, pihaknya pun masih melakukan penelusuran sekaligus mencari bukti-bukti.

"Kami masih mencari oknum yang dimaksud. Dan kalau nanti kita sudah menemukan ada bukti-bukti tentu akan kita laporkan ke aparat hukum karena ini terindikasi penipuan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved