Breaking News:

Kemenko Perekonomian

Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19 pada Event Nasional dan Libur Nataru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartart ingkatkan pemerintah daerah agar terapkan prokes ketat saat event dan libur nasional nataru.

KEMENKO PEREKONOMIAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto , menyampaikan arahan dari Presiden Joko Widodo tentang penyiapan protokol Kesehatan (prokes) ketat dan mengantisipasi pelaksanaan Liburan Nataru (Natal dan Tahun Baru) supaya tidak terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19. 

Vaksin booster untuk para penerima vaksin di awal, yang mungkin imunitasnya sudah mulai menurun, perlu segera dipersiapkan.

Update Program PEN

Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai dengan 15 Okt 2021 sudah mencapai Rp 428,21 triliun atau 57,5 persen dari pagu Rp 744,77 triliun, yang terdiri atas:
- Realisasi klaster Kesehatan sebesar Rp 115,84 triliun (53,9 persen)
- Realisasi klaster Perlinsos sebesar Rp 122,47 triliun (65,6 persen)
- Realisasi klaster Program Prioritas sebesar Rp 67,00 triliun (56,8 persen)
- Realisasi klaster Dukungan UMKM & Korporasi sebesar Rp 62,60 triliun (38,5 persen)
- Realisasi klaster Insentif Usaha sebesar Rp 60,31 triliun (96,0 persen)
- Realisasi klaster Kesehatan yang sebesar Rp 115,84 triliun yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) realisasi sebesar 66,6 persen atau Rp 3 triliun; Therapeutic yang digunakan untuk Insentif dan Santunan Nakes sebesar 73,9 persen atau Rp 14 triliun dari pagu Rp 18,94 triliun; dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 41,5 persen atau Rp 23,97 triliun.

Sedangkan realisasi dari klaster PerlinSos yang sebesar Rp 122,47 triliun antara lain digunakan untuk Program PKH sebesar 73,4 persen atau Rp 20,79 triliun dari pagu Rp 28,31 triliun, Kartu Sembako sebesar 58,6 persen atau  Rp 29,26 triliun dari pagu Rp 49,89 triliun, BLT Desa sebesar 58,7 persen atau Rp 16,91 triliun dari pagu Rp 28,80 triliun; dan BSU sebesar 75,60 persen atau Rp 6,65 triliun dari pagu Rp 8,80 triliun.

“Arahan dari Presiden Jokowi bahwa mengingat kasus di berbagai daerah sudah turun drastis, sesuai usulan Menteri Keuangan, maka anggaran earmarked 8 persen DBH/DAU agar bisa dioptimalisasi untuk tujuan lain selain penanganan Covid-19, dan Menkeu akan menyesuaikan aturan dan kebijakan terkait hal tersebut,” tutup Menko Airlangga.

Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved