Breaking News:

Berita HST

VIDEO Kecelakaan di Kalsel, Truk Tercebur di Bawah Jembatan Sungai Rangas Kabupaten HST

Kecelakaan di Kalsel. Truk disopiri warga Tabalong terguling di dekat jembatan Desa Sungai Rangas, Kabupaten HST. Sopir dalam keadaan selamat.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar jembatan Desa Sungai Rangas , Kecamatan Labuanamas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (19/10/2021), sekitar pukul 15.00 Wita.

Sebuah truk yang melaju dari arah Kota Barabai Kabupaten HST menuju arah Kota Banjarmasin tercebur dengan posisi terguling ke sebelah kiri.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang sopir berhasil menyelamatkan diri melalui pintu kanan yang posisinya terbuka.

Informasi yang dihimpun Banjarmasinpost.co.id dari warga setempat, saat kejadian hujan deras sedang mengguyur. Mereka baru mengetahui kecelakaan itu setelah hujan mereda.

Baca juga: Kecelakaan Kalsel di Kapar HST, Pengendara Motor Masuk ke Kolong Colt L300, Begini Kondisinya

Baca juga: SMKN 1 Barabai Terpaksa Tunda Pelaksanaan PTM, Terkendala Banyak Siswa Belum Divaksin

“Kejadiannya sebelum waktu Salat Asar sekitar pukul 15.00 Wita,” ungkap Aram, warga Sungai Rangas, kepada Banjarmasinpost.co.id di dekat lokasi kejadian.

Menurut warga ini, sebuah truk juga mengalami kecelakaan pada 11 Oktober lalu di sekitar lokasi yang sama.

“Sebelumnya ada lagi kecelakaan yang mengakibatkan sopirnya meninggal dunia. Kalau tidak salah September lalu,” kata Aram.

Menurutnya, selama kondisi aspal di jembatan tersebut berlubang dan bergelombang, sudah beberapa kasus kecelakaan terjadi. "Persisnya berapa kali, lupa. Tapi yang jelas, cukup sering,” ucapnya.

Baca juga: Menghilang Satu Hari, Warga Desa Taras Padang HST Mengaku Ditawan Makhluk Gaib Lalu Diantar Pulang

Baca juga: Siap Ikut Aturan Produk Wajib Sertifikat Halal, Pelaku UMKM HST Ini Berharap Pengurusan Dipermudah

Sementara itu, sopir truk nahas yang tak mau menyebut namanya saat di temui di lokasi, menuturkan, sebelum truknya mengalami slip, sempat menghindari banyak mobil dari arah berlawanan.

“Saya sendiri mau ke Rantau. Saat itu kalau saya tak banting kiri, saya justru ditabrak mobil yang melaju cukup tinggi. Saya sendiri mengemudi dengan kecepatan sedang saja. Kalau kecepatan tinggi, tentu lebif fatal lagi,”katanya.

Diakui, saat itu kondisi sedang hujan deras dan jalan licin. Sopir truk mengaku warga Kabupaten Tabalong dan hendak ke Rantau, Kabupaten Tapin untuk mengatar barang. “Jadi saat terbalik, truknya kosong,” pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved