Breaking News:

Berita Banjarbaru

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Gelar Pameran Keliling ke Museum Daerah

Rangkaian Hari Museum Indonesia, Selasa (12/10/2021) disambut pula dengan pameran keliling I di Museum Wasaka Banjarmasin.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Syaiful Akhyar
Nanang untuk banjarmasinpost.co.id
Pameran keliling I di Museum Wasaka Banjarmasin memamerkan benda sejarah, Selasa (19/10/2021) 

BANJARMASINPOST. CO.ID, BANJARBARU - Rangkaian Hari Museum Indonesia, Selasa (12/10/2021) disambut pula dengan pameran keliling I di Museum Wasaka Banjarmasin.

Pameran keliling, ungkap Ketua Panitia Bosri melalui Sekertaris panitia, Nanang Syarifuddin Zuhri, dilaksanakan bertepatan dengan meninggalnya Pangeran Antasari Pahlawan Nasional dari Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan.

"Ini juga sebagai bentuk mengingat serta menghormati perjuangan dan jasanya. Sehingga Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan melaksanakan pameran keliling ini dari 11 hingga 14 Oktober 2021," kata Nanang, Selasa (19/10/2021).

Pameran yang dilaksanakan, sambungnya, menampilkan benda-benda yang memiliki nilai sejarah yang merupakan koleksi museum.

Baca juga: Update Covid-19 Tanahlaut, Pasien Dirawat Sisa Dua Orang, Pasokan Vaksin Diharap Terus Bertambah

Baca juga: Sekda Kotabaru Said Akhmad Sambut Wabup Kotawaringin Timur Kaji Banding di Kotabaru Soal BNK

Baca juga: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2021 Diundur, Berikut Jadwal Terbaru dari BKN

Yang mana benda bersejarah tersebut merupakan koleksi dari peristiwa perang Banjar pada 1859 hingga 1964.

Adapun benda koleksi sejarah yang dipamerkan, diantaranya Sungga atau senjata tradisional yang merupakan jebakan di sungai yang digunakan oleh Pejuang di daerah Gunung Madang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan hingga replika pakaian Pangeran Antasari.

"Kedua benda koleksi ini merupakan yang paling banyak ditanyakan," ujarnya.

Nanang juga mengungkapkan, untuk baju atau pakaian Museum Lambung Mangkurat lebih memilih untuk memamerkan yang replika sementara yang asli disimpan guna menghindari serta mengurangi resiko kerusakan.

Baju Pangeran Antasari yang replika merupakan bantuan dari CSR Bank Indonesia yang diberikan dalam rangka pencetakan uang Rp 2 ribu.

Ditambahkannya Pameran Keliling ini tidak hanya memamerkan benda sejarah tetapi turut pula diadakan diskusi terkait pameran benda sejarah.

Dan kegiatan ini juga akan dilaksanakan di museum daerah lainnya yang ada di Kalimantan Selatan.

(banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved