Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sambut Maulid Nabi, Majelis Muslimah Ahlisunnah Wal Jama'ah Laami'ul Hidayah Gelar Baayun Maulid

Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Majelis Muslimah Ahlisunnah Wal Jama'ah Laami'ul Hidayah menggelar Baayun Maulid

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Aulia Magfiroh untuk Bpost
Suasana kegiatan baayun maulid, di Majelis Muslimah Ahlisunnah Wal Jama'ah Laami'ul Hidayah, Selasa (19/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 11 anak usia di bawah dua tahun, mengikuti kegiatan baayun maulid, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Majelis Muslimah Ahlisunnah Wal Jama'ah Laami'ul Hidayah, yang berlokasi di Jalan Simpang Anem, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kalsel.

Orangtua peserta Baayun Maulid Hj Diana (39), mengungkapkan bahwa, ini merupakan pertama kalinya ia ikut kegiatan tersebut.

Karena hal itu pula Diana mengaku sempat ragu mengikuti kegiatan Baayun Maulid, namun karena ingin memeriahkan kegiatan maulid, ia pun jadi tertarik untuk ikut.

Baca juga: Masyarakat Desa Banua Halat Gelar Tradisi Baayun Maulid Tepat Malam 12 Rabiul Awal Ini

Baca juga: Warga Desa Timbung Tapin Gelar Baayun Maulid, Berlangsung Turun Temurun

"Karena baru sekali ini ya, sempat ragu juga untuk ikut, tetapi karena ingin memeriahkan sekaligus ya jadinya turut berpartisipasi," katanya. Selasa (19/10/2021).

Selain itu juga menurut Diana, kegiatan Baayun Maulid tersebut sangat baik dilakukan, guna melestarikan budaya banjar.

"Karena selain melaksanakan kegiatan maulid juga melestarikan budaya banjar, menurut saya kegiatan ini bagus," ujarnya.

Sementara itu Panitia Pelaksana Maulid Baayun, Aulia Magfiroh mengungkapkan bahwa kegiata tersebut baru pertama kali pihaknya laksanakan.

Sehingga direncanakan kegiatan serupa bisa mereka laksanakan, pada peringatan maulid di tahun selanjutnya.

"Rencana acara ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun selanjutnya, supaya lebih melestarikan budaya banjar," ucapnya.

Baca juga: Ini Arti Anyaman Halilipan dan Gegelangan yang Menghiasi Ayunan di Tradisi Baayun Maulid

Tidak hanya kegiatan Baayun Maulid, pada acara tersebut juga ada tanya jawab antara peserta dengan Ustazah, berkaitan tradisi Baayun dengan hukum syariat islam.

"Di Banjar kan ada kepercayaan-kepercayaan tersendiri tentang baayun ini, setelah di jelaskan oleh ustazah alhamdulillah peserta jadi mengerti. Tapi kami tetap mengambil berkah dari maulid ini, agar bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW," ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved