Breaking News:

Berita Banjarbaru

Jumlah Lansia di Kota Banjarbaru Kalsel Capai Angka 1.000 Lebih

Data Dinas Sosial Kota Banjarbaru, jumlah lansia potensial sebanyak 1.764 orang dan lansia non potensial sebanyak 1.452 orang, termasuk yang miskin.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
Kepala Seksi Rehabilitasi Lanjut Usia dan Disabilitas Dinsos Kota Banjarbaru, Hj Maulidah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jumlah warga lanjut usia (lansia) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, capai angka sekitar seribu lebih. 

Angka Lansia Banjarbaru tersebut diperoleh berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Sosial setempat.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinsos Banjarbaru, Rokhyat Riyadi, melalui Kasi Rehabilitasi Lanjut Usia dan Disabilitas, Hj Maulidah, jumlah tersebut dibagi dalam dua kategori lansia.

"Lansia terbagi dalam dua kategori, yaitu lansia potensial dan lansia non potensial," ucapnya, Rabu (20/10/2021). 

Lansia potensial di sini adalah seseorang yang usianya sudah lanjut, namun masih bisa melalukan kegiatan maupun pekerjaan atau masih mampu menghasilkan.

Baca juga: Pencurian di Banjarbaru, Melihat iPhone Tergeletak, E Tergiur Menyimpan dan Menjualnya

Baca juga: VIDEO Embung Sidodadi Banjarbaru Jadi Pilihan Wisata Keluarga untuk Bersantai

Sedangkan lanjut usia non potensial maksudnya adalah tidak berdaya untuk melakukan aktivitas, baik itu mencari nafkah dan sebagainya. Geraknya terbatas dan mengharuskan bergantung pada orang lain.

Untuk di Kota Banjarbaru, lansia potensial ada 1.764 orang dan lansia non potensial ada 1.452 orang, termasuk yang miskin. 

Masih menurutnya, dari lansia tersebut ada yang sebagian mau tinggal dan dirawat di Panti dan ada pula yang tidak. 

"Berdasarkan kriteria harusnya tinggal di panti, tetapi dari orangnya sendiri yang tidak mau serta alasan lainnya," ujarnya. 

Dan bila seperti itu Dinsos tidak bisa memaksa, namun tetap dilakukan pemantauan.

Baca juga: Resmikan Program Zmart di Banjarbaru, Baznas Kalsel Beri Bantuan Modal Kepada 10 Pedagang

Baca juga: Pembayaran Insentif Nakes Belum Lunas, Dinkesprov Kalsel Sebut Kendala di Rumah Sakit

Sedangkan Penyandang Disabilitas, data Dinsos Banjarbaru, terjadi peningkatan dari 2020 yang hanya berjumlah 474 orang dan di 2021 meningkat menjadi 622 orang. Terdiri dari disabilitas sensoris, fisik, mental dan intelektual.

"Mereka mendapatkan pembinaan, pelatihan kemandirian dan bahkan modal agar bisa berkembang lebih baik," pungkas Hj Maulidah. 

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved